3 Korban Saipul Jamil : DS Remaja Pria, AW Mantan Manager, MD Pria Berotot

3 Korban Saipul Jamil : DS Remaja Pria, AW Mantan Manager, MD Pria Berotot, :-O telah melaporkan tindak pencabulan ke pihak kepolisian.

Remaja pria berusia 17 tahun berinisial DS memang menjadi sosok ‘pembuka’ (I) bagi Kasus Pencabulan Sesama Jenis yang diduga dilakukan mantan suami Dewi Perssik ini.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ikut ambil bagian (I) dalam gegernya Skandal Pencabulan yang dituduhkan pada Saipul Jamil. Bahkan, Ketua KPAI, Asrorun Ni’am Sholeh saat ditemui di kantornya, Kamis (25/2/2016), (K) menyatakan bahwa KPAI membuka layanan pengaduan bagi korban pencabulan, dan akan difasilitasi ke ranah hukum.

“Kalau ada korban lain nggak berani lapor ke kepolisian karena proses ribet, (I) bisa langsung lapor ke KPAI,”

“Kepentingannya bukan untuk kepentingan hukum semata. :-S Tapi disini ada recovery dan rehab terhadap para korban,

“Dikhawatirkan dampak buruk terhadap perkembangan dia saat dewasa :-( dan potensial untuk bisa menjadi pelaku (pencabulan),”

DS melaporkan tindak pencabulan :-$ yang dilakukan Saipul Jamil di rumahnya kawasan Kelapa Gading, Jakarta Timur, ke Mapolsek Kelapa Gading Jakarta Utara pada 18 Febuari 2016 langsung usai kejadian, (Y) berbuah penangkapan Ipul di kediamannya dan menyematkan Status Tersangka.

(I) Keberanian DS membuat banyak korban lain akhirnya berani muncul dan langsung membawa kasus mereka ke Pihak Kepolisian.

Pelapor kedua adalah AW mantan asisten pribadi Ipul yang pernah bekerja selama 6 bulan. :-S Pria berusia 22 tahun itu melaporkan Saipul Jamil atas tindakan pencabulan dan juga kekerasan :-$ ke Polda Metro Jaya pada 24 Februari 2016 lalu, yang didapatkannya pada tahun 2014 silam.

Laki-laki ketiga adalah MD. :-O Pria berotot berusia 20 tahun ini pun melaporkan Bang Ipul di Mapolres Jakarta Utara, Senin (29/2/2016) setelah mendapatkan tindakan pelecehan :-$ di kediaman Ipul pada 18 Oktober 2015, sekitar pukul 23.00 WIB.

Priyo Jatmiko, kuasa hukum MD yang dikonfirmasi media (K) menyatakan bahwa sang klien sedang menjalani BAP.

“Melaporkan tentang kejahatan kesopanan atau kesusilaan,” :-[

“TKP di rumah Ipul, (E) Jalan Gading Indah Utara, Pegangsaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara,”

“Nanti kita sampaikan (buktinya) karena sekarang (MD) masih BAP,” (~)