9 Jawaban Tobat Ustadz Guntur Bumi atas Kesimpulan MUI

9 Jawaban Tobat Ustadz Guntur Bumi atas Kesimpulan MUI (I) soal Praktik Pengobatan Sesat yang jadi polemik masyarakat jadi bahasan heboh berita selebritis. (H)

Kesimpulan MUI soal Praktik Pengobatan UGB sendiri menyatakan (K) ada penyimpangan mengenai zakat infaq dan sarana pengobatan.

Muhammad Susilo Wibowo yang dikonfirmasi (K) di kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/3/2014), menegaskan jika dirinya siap bertobat.

“Saya tidak akan ulangi perbuataan khilaf yang pernah saya lakukan. :-$ Semoga Allah meridhai pernyataan dan pertobatan saya ini. (I) Ini saya buat berdasarkan kesadaran dan keikhlasan tanpa ada paksaan dari mana pun. Saya menyatakan tobat, udah disaksikan saksi-saksi dan ada pembinaan,” :-)

“Semuanya mudah-mudahan apa yang pernah dilakukan saya dan pasien bisa diterima islahnya. (Y) Setiap manusia pasti ada kekurangan,

Berikut ini adalah sikap UGB (H) atas kesimpulan MUI terkait praktik pengobatannya:

1. Saya dalam melaksanakan pengobatan rukiyah akan patuhi 10 kriteria aliran sesat tentang perdukunan dan peramalan.

2. Saya dalam praktik pengobatan akan gunakan identitas nama wadah yang jelas dan islami. Dalam pelaksanaan pengobatan, zakat, infaq, dan sedekah kami akan sesuai Al Quran dan Al Hadist.

3. Saya bisa saja dapat sedekah dengan orang yang berobat dengan cara-cara yang syar’i, seperti atas dasar keikhlasan, tidak dikaitkan dengan pengobatan, menjauhkan diri dari penistaan agama islam. Misalnya, penggiringan yang mengarah ke penipuan, pemaksaan, dan persantetan yang bisa jadi musyrik.

4. Bahwa dalam praktik pengobatan, saya tetap mengindahkan akhlak islami seperti tidak di ruang tertutup tanpa ada pihak ketiga. Menghindari pengobatan berdua lain jenis. Akan berikan pelayanan laki-laki oleh laki-laki, perempuan oleh perempuan, kecuali dalam keadaan darurat dan ada pihak ketiga.

5. Jika ada pasien yang dirugikan disertai bukti dalam pengobatan dan minta penyelesaian, akan saya selsaikan dengan arif dan bijaksana dan mengedepankan musyawarah dan ukhuwah islamiyah.

6. Dalam berikan pelayanan rukiyah dan pengobatan, saya tidak akan memposisikan diri secara berlebihan.

7. Dalam pengobatan rukiyah, saya bersedia dibina dan dibimbing khusus selama enam bulan scara intensif dan bersedia laporkan kegiatan pengobatan rukiyah kepada MUI.

8. Saya janji akan benahi organisasi dan manajemen rukiyah yang saya lakukan sejak pernyaataan ini ditandatangani sejak 3 bulan.

9. Jika kemudian hari saya melanggar, saya siap terima fatwa sesat dan bersedia terima sanksi sesuai peraturan UU yang berlaku.