9 Pernyataan Sikap MUI Banten Atas Kasus Penistaan Agama Sinetron Anak Jalanan

9 Pernyataan Sikap MUI Banten Atas Kasus Penistaan Agama Sinetron Anak Jalanan (E) akhirnya diambil setelah dugaan pelecehan ini menghebohkan media sosial.

Kehebohan soal Anak Jalanan Syuting dan Jumpa Fans di Masjid sendiri :-$ terjadi pada Jum’at 15 Juli 2016 lalu tepatnya di Masjid Al Kautsar Ciparay, Desa Sindaglaya, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. (I)

Kecaman dan Protes :-[ khalayak ramai atas kejadian Temu Fans di Atap Masjid, yang dilakukan Krew dan Pemain Sinetron Anak Jalanan berbuntut panjang. :-S

Perwakilan masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cinangka, MUI Kabupaten Serang, Pengurus Dewan Kemakmuran (DKM) Masjid Al Kautsar Kampung Ciparay  (I) mendatangi MUI Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B) pada Selasa, 19 Juli 2016 untuk mengadukan dugaan penistaan agama :-[ yang dilakukan Rumah Produksi SAJ.

Koordinator Koalisi membela Rakyat Poppy Yausu dihadapan pimpinan MUI Banten, (K) mengemukakan keberatannya,

“Kami anggap ini sebagai pelecehan agama, :-S makanya kami datang ke MUI Banten untuk berkonsultasi mengenai ini. Sebab mereka menggunakan Masjid sebagai lokasi syuting komersil dan tanpa izin,” :-(

“Mereka para artis dengan baju seksi :-[ sampai naik ke atas plapon masjid. Tentu ini membuat masyaraklat terganggu. Karena tadi sudah disepakati kami akan segera laporkan mereka ke kepolisian (E) agar ini segera ditangani secara hukum,”

Hal ini sendiri dibenarkan oleh Ketua DKM Masjid Al Kautsar Jaelani :-S yang mengaku tak menerima pemberitahuan adanya syuting, sekaligus membantah :-[ ada bayaran yang diterima Masjid Al Kautsar dari SAJ.

“Kegiatan syuting film anak jalanan pada Jumat lalu tidak ada pemberitahuan :-( pada DKM dan aparat setempat. Malahan kami mendapat rumor kami dibayar karena masjid butuh uang. Demi Allah itu tidak ada,” :-S

“Ramainya masa yang datang sejak pagi sampai mengganggu :-( salat Jumat berlangsung. Kami merasa terganggu adanya bisingnya suara motor dan para fans yang berteriakan,”

Kecaman serupa pun datang :-[ dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang, Ahmad Dhaifun. Dhaifun mengaku telah mengadakan musyawarah bersama Ulama, Muspika, Tokoh Masyarakat dan Elemen Masyarakat Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, (K) sehari sebelum menghadiri Rapat bersama MUI Banten.

“Kami menuntut agar pihak ‘Anak Jalanan’ segera mengklarifikasi kejadian tersebut :-S dengan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka,”

“Kami juga meminta kepada produser film tersebut agar (P) menghapus adegan yang ada di Masjid Al-Kautsar Kecamatan Cinangka yang dinilai penistaan terhadap agama,”

“Kami juga merekomendasikan kepada MUI Banten dan pihak terkait untuk menyetop sinetron itu, :-[ karena sangat menghawatirkan generasi muda Indonesia,”

Usai pertemuan yang melibatkan DKM Masjid Al-Kautsar, MUI Kecamatan Cinangka, MUI Kabupaten Serang dan Dewan Masjid Indonesia, (I) Ketua MUI Banten A.M Romly pun mengungkapkan sembilan pernyataan sikap yang telah ditetapkan bersama. (~)

“Pernyatan sikap ini akan menjadi rujukan dasar pengajuan secara hukum (I) yang akan dilakukan untuk membela umat islam,”

1. Kegiatan sinetron anak jalanan di Masjid Al-Kautsar, Desa Ciparay, Kecamatan Walantaka, tidak mendapat izin dari DKM setempat.

2. menyesalkan kejadian tersebut dan tidak mengharapkan peristiwa itu terulang kembali.

3. Melakukan kegiatan syuting film untuk tujuan komersial di masjid, dapat dipandang melecehkan dan menistakan agama.

4. Agar Produser anak jalanan segera menghapus tayangan di Masjid Al-Kautsar, Desa Ciparay Kec. Cinangka, Kab. Serang.

5. MUI dan DMI Kabupaten Serang, akan melayangkan somasi kepada Produser untuk meminta maaf secara terbuka melalui media massa (elektronik/ cetak dan media sosial).

6. Kalau memang dianggap melanggar hukum, silahkan dilaporkan kepada pihak kepolisian.

7. Mengimbau kepada para tokoh agama di Provinsi Banten, untuk meredam kemarahan masyarakat agar masyarakat Banten tetap kondusif.

8. Menghimbau kepada pengguna medoso agar berhati-hati memposting pandangannya sehingga tidak menimbulkan tanggapan dari masyarakat luas secara emosional.

9. Mengharapkan kepada ketua umum DMI Prov. Banten membuat surat edaran kepada seluruh masjid agar berhati-hati dalam menerima tawaran kegiatan dengan menjaga kesucian dan nartabat masjid.