Ayah Kevin Korban Pemukulan Garindra Bimo Bawa Kasus Ke Polisi

Ayah Kevin Korban Pemukulan Garindra Bimo Bawa Kasus Ke Polisi (~) dan terjadilah saling lapor usai kasus pertikaian antara dua pengemudi Jazz.

Kasus Ganindra Bimo sendiri bermula dari salah ambil lajur, :-S yang kemudian mendapat klakson dan acungan jari tengah dan berlanjut di perkelahian.

Kasus Perkelahian antara Kevin Rahsyid Yusuf dan Ganindra Bimo :-[ di Jalan raya Lenteng Agung terjadi Kamis, 18 Februari 2016 lalu.

Usai kejadian, :-S Edi Yamin, ayah Kevin langsung membawa kasus ini ke pihak kepolisian lantaran tak terima :-[ sang putra yang kala itu mengendarai mobil bersama keluarganya, justru mendapat pukulan di wajah.

“Jadi kejadian tadi pagi, di depan Universitas Tama Jagakarsa.” (~)

“Kita sama-sama di dalem mobil Jazz, dia putih saya hitam. Dia ada di sebelah kanan, saya di kiri, kondisinya anak saya yang bawa. (I) Nah tiba-tiba itu kan putaran ke kanan ya, tapi mobil itu mau belok ke kiri. Anak saya respons terus kasih klakson,”

“Tapi ternyata dia ngejar kita, :-S dia bilang anak saya kasih jari tengah ke dia. Dia ajak kita turun, ya kita turun. Lalu dia pukul anak saya. :-[ Ramai di sana, saya melerai. Saya pegang kaki dia biar nggak makin ramai, nggak mukul lagi lah. Tapi dia tetap mukul,”

“Dia kira anak saya acungin jari tengah. Lagi pula kalau pun iya, :-S ya dia balas aja pakai acungin jari tengah lagi. Selesai kan?,”

“Kondisi anak saya bengep di mata kiri, kaki saya luka karena keseret saat melerai.” :-[

“Tentunya dari awal dia sudah melakukan upaya damai. Dia mengakui kesalahannya. (F) Tadi kan sempat ke Polsek Pasar Minggu, dia minta berhenti di POM bensin, dia sampai sujud-sujud minta ampun. :-S Intinya ya dia sudah minta maaf.”

“Tapi biarkan ini sebagai pembelajaran, :-[ sekesel atau semarah kita di jalan jangan main hakim sendiri,”

Namun nyatanya, (E) bukan hanya pihak Kevin yang melaporkan Bimo ke pihak kepolisian. Disebutkan Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bayangkari, :-O pihak Bimo pun melaporkan Kevin lantaran mengaku dicekik.

“K membuat laporan penganiayaan karena dipukul. BG melaporkan dengan pasal yang sama karena dipukul dan dicekik,”

“Awalnya jam 9 pagi terjadi dua orang ini naik kendaraan roda empat. (H) Tidak saling serempetan tapi mungkin saling salip, terus terjadi salah paham dan terjadi percekcokan, kemudian saling pukul,”

“Lantas keduanya sama-sama melapokan” (I)