Borok Kangen Band Diungkap Dodhy Karena Terlanjur Sakit Hati

Berita seleb kali ini bawa bahasan soal Borok Kangen Band Diungkap Dodhy Karena Terlanjur Sakit Hati. :-O

Sosok Dodhy Kangen memang tak bisa dilepas dari band Melayu ini, :-) namun siapa sangka, Dody justru memilih untuk mundur dari band yang membesarkan namanya. :-O

Sosok Dodhy Hardiyanto atau yang lebih akrab disapa Dodhy Kangen (H) memang tak hanya dikenal sebagai gitaris. Namun, sosok pria kelahiran Tanjungkarangpusat, Bandar Lampung, 5 Mei 1984 inipun populer sebagai (Y) Leader dari Kangen Band.

Sejak awal kemunculan mereka di ranah musik tanah air (8) tahun 2005, sosok Dodhy memang menjadi ‘sumbu’ band Melayu ini.

:-$ Gonjang-ganjing bukannya tak menghampiri. Eksistensi Band asal Lampung ini sempat goyah kala Andhika bersolo karier. Belum lagi kasus narkoba yang menjerat para personelnya. :-(

Kini, ayah 3 anak inipun membuka ‘borok’ Kangen Band lantaran capek ‘bekerja sendiri’ :-S mengibarkan sayap band,

“Mulai morat-marit dari situ, kasus Andika. (U) Aku putuskan cabut dari itu band.”

“Kebetulan saya capek dan harus jaga semuanya. Di Kangen itu ada 6 album, satu albumnya 12 lagu. (8) Itu saya kerjakan sendiri.”

“Kualitas dan kuantitas nggak kuat. Saya selalu kerja sendiri terus. :-$ Saya jenuh explore sendirian, giliran royalti ramai-ramai,”

Kenyataan ‘kerja rodi’ selama bertahun-tahun pun :-O membuat Dodhy memilih mundur. Namun, sebuah alasan menyesakkan diakui menjadi pemicu utama keengganannya kembali bergabung bersama Kangen Band. :-$

Dodhy bahkan mantap untuk tak lagi bekerja sama :-S dengan rekan-rekannya lantaran merasa dikhianati. Meski pertemanan diantara Dody, Andhika, Iim, Bebe, Tama dan Izzy masih terjaga (Y) mengingat jatuh bangun mereka di awal karier.

“Kita masih hubungan, :-) masih temanan baik,”

“Tapi kalau kerja bareng lagi nggak deh kayaknya. Kita sudah sering kerjasama, :-S tapi lebih baik berteman saja. Ada satu hal sebenarnya. Ada pengkhianatan lah, mereka mencuri konsep saya. Kalau diajak ngeband lagi saya nggak mau. :-[ Hati saya sudah terlalu sakit,”