Cara Delete Virus

Cara Delete VirusBila kamu-kamu suka ngenet trus bingung pengen tau cara delete virus, bisa deh baca artikel dibawah ini. ;-) Virus komputer memang bandel bila sudah bersarang di komputer, :-( apalagi kalo komputer / laptop yang kamu gunain juga terhubung ke Internet, (~) jadi deh dia akan manggil temen-temennya yang ada diluaran sana untuk sama-sama menyerbu komputer kamu yang udah lemah gara-gara sudah terinfeksi. :-O

Cara Delete Virus

Trus, gimana cara delete virus? (P) Sebelum kamu mengetahui caranya, ada baiknya juga kamu mengetahui kenapa doi bisa masuk ke dalam komputer, secara kan lebih baik mencegah daripada mengobati. :-D

Virus komputer adalah suatu program komputer yang dapat menggandakan dirinya ke dalam software atau dokumen / file. (D) Program ini dapat merusak ataupun hanya bersembunyi (H) di dalam komputer untuk tujuan-tujuan lain selain merusak jalannya komputer. (*)

Virus umumnya masuk lewat program komputer lain yang telah terinfeksi, (G) ini bisa saja terjadi bila kamu tukeran file-file dengan temen kamu lewat flash disk atau browsing di warnet :-P dan menyimpan file di USB stick yang kamu miliki disana. (*) Kebanyakan, virus menyebar memang melalui perantara perangkat storage mobile seperti handphone, flash disk atau CD yang sudah terinfeksi. :-[

Nah, kalo kamu udah sebel pengen menghapus virus di memory card seperti brontok, invader atau trojan, (K) sebaiknya kamu jaga komputer kamu dengan menginstall program yang bernama antivirus. (Y) Program tersebut akan mendeteksi virus apa saja yang masuk ke dalam komputer kamu dan umumnya bisa men-delete virus yang telah terdeteksi. ;-)

Virus bandel yang susah untuk dihapus umumnya bertipe rootkit, :-O alias bersembunyi di boot sector hard disk. Ia akan menginfeksi begitu komputer dinyalakan. :-( Bila kamu menggunakan antivirus untuk menghapusnya, virus ini akan kembali menduplikasi dirinya saat booting, karena antivirus sudah kecolongan lolos menjaga bootsector HDD kamu. (E)

Tips Menghapus Virus

Nah, kalo virus biasa sih cukup pake antivirus dan scan terlebih dahulu seluruh harddisk kamu plus system drive, (~) lebih baik kalo lewat opsi boot-time scan, karena selain proses deteksi virus lebih cepat, ;-) opsi ini lebih baik karena mengurangi kemungkinan virus menggandakan diri lagi lewat proses Windows. :-D Saat antivirus mendeteksi virus, kamu bisa langsung menghapus saat kotak konfirmasi muncul atau memasukkannya ke dalam chest untuk dianalisa kembali apa saja yang telah ditangkap. (*) Selain untuk desktop PC, ada juga lho anti virus untuk flashdisk, lumayan kan buat yang doyan pake mini device ini. (O)

Bila ternyata setelah menjalankan antivirus kamu mendapati virus rootkit, :-O ini bisa jadi masalah besar, karena kemungkinan paling parah yang bakalan terjadi (8) adalah menginstall ulang Windows operating system di komputer/laptop kamu. (T) Quick format tidak menjamin hilangnya si bandel ini, jadi kalau memungkinkan, jangan gunakan quick format saat menginstall ulang operating system. :-)

Mencegah Virus Masuk

Berdasarkan pengalaman penulis, saat instalasi operating system adalah yang paling rawan terinfeksi, (@) karena itu prosedur instalasi OS juga harus diperhatikan urutannya. (*)

Urutan yang paling baik untuk menginstall program setelah operating system adalah: (D)

  1. Antivirus (B)
  2. Drivers (H)
  3. Program lainnya (&)

Sebaiknya untuk menginstall antivirus atau drivers jangan gunakan flashdisk atau portable storage media lain (K) yang kemungkinan sudah terinfeksi. Setelah instalasi antivirus, segera boot-scan seluruh drive dalam komputer. (F) Setelah dinyatakan aman, baru install drivers dan program-program lainnya. (P)

VirusTotal

Satu tips lagi untuk mencegah virus masuk adalah dengan menggunakan layanan virustotal.com. (H) Ini sangat berguna sekali khususnya bagi kamu yang suka download file-file dari warnet atau terhubung ke internet. :-P Layanan ini akan menganalisa file yang kamu upload dengan puluhan antivirus yang ada dipasaran. (T)

Untuk menggunakan layanan ini, ketikkan di browser kamu: virustotal.com (C)

Click browse untuk mencari file yang akan dianalisa. (B) Setelah itu tombol klik Send file untuk memulai proses upload. Saat ini layanan tersebut hanya bisa menampung maksimal file dengan ukuran 20MB. :-S

Tunggu hingga proses analisa selesai. (C) Jumlah malware yang terdeteksi dapat dilihat di kolom Result. Layanan ini sangat direkomendasikan oleh banyak orang karena kemampuannya menganalisa dengan berbagai antivirus, (Y) bukan hanya virus komputer biasa tapi juga virus macro seperti brontok, virus rootkit atau bahkan trojan atau spyware yang seringkali mengintai dan lolos dari pengawasan antivirus biasa. :-P Umumnya untuk dapat mendeteksi virus-virus seperti trojan atau spyware selain virus komputer biasanya, kamu bakalan membutuhkan program Antivirus khusus, seperti Kaspersky Internet Security. (*)

Semoga setelah membaca artikel ini kamu bisa mengetahui cara delete virus di komputer / laptop kamu yach. (I)

Chee-U .^_^.