Gosip artis masih bawa kabar heboh soal kontroversi Musik Melayu dan Musik Plagiat. Banyak udah artis indonesia yang angkat bicara soal gosip panas ini. Kali ini David Naif Komentari Band Plagiat dan Band Melayu jadi bahasan seru. Artis yang sering komentar miring soal band melayu ‘n punya pengalaman diplagiat ini bakal bagi-bagi cerita. 
Soal Band Melayu, bagi David Naif, ini adalah sebuah masalah. Pasalnya, jika awalnya hanya satu atau dua band yang beraliran melayu, lama kelamaan bakal menjamur juga band melayu lain. Nah, yang dianggap David masalah adalah banyak dari band pop indonesia asli yang akhirnya ga’ dapet tempat lagi. David sendiri punya pengalaman dengan masalah itu. 
“Tadinya band melayu nggak masalah tapi akhirnya jadi masalah. contoh masalahnya ini, ada teman yang curhat kalo band mereka yang non melayu diketawain sama produser karena lagunya nggak seperti ST-12 dan Hijau Daun,”
“Padahal para produser tidak boleh berlaku seperti itu. Produser seharusnya memberi kebebasan kepada musisi untuk berkreasi. Malah sekarang jadinya si produser nggak ngembangin artisnya malah dibatasi, dibikin sama semua, melayu semua. Kan aneh, pilihan musik orang beda-beda malah dibikin sama,”
Foto David Bayu Danangjaya | David Naif :
Selain itu, Vokalis Naif ini juga ditanya soal band Plagiat yang lagi rame juga diomongin kaya’ D’Masiv dan Aura Kasih. Pas dikonfirmasi soal musisi Indonesia yang menjiplak, penyanyi kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 29 Agustus 1976 ini malah ketawa karena inget Album Bon Bin Ben, album baru Naif yang ditujuin buat anak indonesia justru dijiplak band lokal. 
“Gue baca di salah satu provider, ada lagu anak-anak yang nama bandnya Bin the Bon dengan single Burungku Bernyanyi. Jadi ga habis pikir sama grup musik itu. Nama aja bisa diplagiat apalagi musik. Memang kita hidup di negara plagiat, sampai nggak tahu yang asli mana?”
“Sebenernya kalau untuk menyebut karya musik itu plagiat atau tidak udah ada aturannya. Kalau memang karya musik tersebut benar-benar full mencontek karya orang lain, seharusnya hal itu tak bisa ditoleransi.”
Tapi saat dikonfirmasi soal D’masiv dan Aura Kasih yang dituduh plagiat, David Bayu Danangjaya memilih untuk mempelajari kasusnya dulu. 
Chee-U .^_^.
May 11, 2009 Penulis: oktavita
7 Komentar untuk "Plagiat Indonesia"
hai,kakak2 lyla……
…..? aku kemarin kan udah ngirim emil di tempat kakak.aku tadi juga udah lihat penampilan kakak di inboq, kak Naga keren bangeeeeeet dech. o’ya kak naga dach punya pacar belum sich
……?kapan nich tampil di jogja. aku ngarep bangeeeeet kakak 2 lyla tampil dijogja
. i love kak lyla
.cukces ya 
Emang bener, karena pengaruh kepopuleran satu atau dua band sukses di jenis musik tertentu, jika ada band-band baru yang merambah industi musik dan musiknya nyaris sama, maka akan di cap sebagai pengekor band-band sukses tersebut…
Bener tuh, komen Si David. Ini Demi kemajuan musik Indonesia.
Apapun MusikNya,,
Lo Harus Bisa Menghargai HasiL kArya Anak BAngsa,,
Asal Jangan JIPLAK Lgu oRang Aja,,
BELAJARLAH MENGHARGAI MUSIK LOKAL…
Belum Tentu Juga Genre Musik Yang Lo HINA tuh
Lebih JELEK dri GENRE MUSIK LO,,
So,,
Kita Buktiin Aja mAna Yang Bisa Diterima Pendengar MUSIK Indonesia,,
ASAL Jangan NDESO AJA…..
MERDEEEEEEEKKKKKKAAAAAAAAAA…..
Band pa an nih????????
G’ krennnnn bagusan band ungu,wali,n yg lainya dr pd band ni G’ dh????????
Lain kali tau dr donkkkk
Uaaaaaaaa……….
Lg u tih……. Bgs…..
Tp,klo jd pcr mau donk
Aaaaaaaaaa
Ml2in
G deh ma duda iuhhhhh
Mendingan ma Ricat……… Love youuuuuuuu
Nidji Yang Sang Mantan mirip ma lagu L’Arc~en~Ciel Yang Alone en La Vida !!
Tinggalkan komentar