Dituding Telantarkan Anak, Tessa Sebut Shandy Lupakan Nafkah Anak 5 Juta/Bulan

Dituding Telantarkan Anak, Tessa Sebut Shandy Lupakan Nafkah Anak 5 Juta/Bulan (K) menjadi berita infotanment yang kini saling berbalas.

Anak dan Nafkah kini menjadi “alasan” untuk pertengkaran dua mantan suami istri ini. :-$

Resmi bercerai (U) pada September 2014 lalu, hubungan Tessa Kaunang dan Shandy Tumiwa memang tak terjalin baik. Keduanya kerap saling serang di media massa. :-[ Pun, hingga saat ini setelah setahun perceraian itu diketuk palu hakim.

Shandy mengawali dengan membeberkan di media bahwa Tessa telah menelantarkan anak :-O lantaran tak tau luka lebam di tubuh anak-anaknya, dan mementingkan dugem bersama rekan-rekannya. 8O

Tak terima dengan tudingan sang mantan suami, :-[ Tesa pun angkat bicara.

“Memang kenapa kalau saya suka dugem? :-S Terus kenapa, kita kan juga sudah pisah. Ini kan hak saya. Asal tahu batas. Orang kok pada kepo sama kehidupan saya, saya kan sudah sendiri, sudah happy,” :-[

“Saya memang harus kerja, (I) karena memang yang menghasilkan uang di rumah hanya saya, kalau saya di rumah aja nanti gak bisa makan. Memang agak berkurang waktu untuk anak tapi sejauh ini baik-baik saja, :-S tidak sampai ke menelantarkan anak,”

“Intinya saya dan anak masih baik-baik saja. (Y) Soal pendidikan dan kesehatan anak, baik-baik saja,”

:-[ Kesal lantaran dituding macam-macam olah sang mantan suami, Tessa Kaunang pun membongkar “kelakuan” sang mantan yang jauh lebih “menyakiti” anak-anak. (K) Seperti yang diungkapkan kala tampil di Pesbukers ANTV.

“Harusnya kan dia (Sandy) kasih Rp5 juta per bulan. (I) Waktu itu kita ketuk palu September (2014), Oktober masih ngasih, November baru setor Rp 1 juta terus agak protes, bilang keberatan. :-S Kan dia juga enggak ada pemasukan”

“Lalu beberapa bulan kemarin :-S tiba-tiba dia enggak ada angin enggak ada hujan saya enggak minta enggak apa. Tiba-tiba dia minta nomor rekening saya dan dikirimlah 500 ribu.”

“Kita juga enggak ngarep atau minta sih, mungkin Rp500 ribu dianggap cukup :-S buat anak dua yang sekolah di international school. Rp5 juta saja masih kurang, :-[ bagaimana Rp500 ribu, coba tuh.”

“Saya pun enggak protes. Jadi kewajiban dia yang 5 juta perbulan enggak dipenuhi sama dia,” :-[

“Kesepakatan kita (E) seharusnya dia punya kewajiban untuk memenuhi kebutuhan anak-anak 5 juta perbulan. Setelah resmi bercerai, dia baru kasih sekali kasih uang Rp 5 juta pada bulan Oktober. Dan 1 juta pada bulan November,” :-S