Doa Puasa : Niat dan Berbuka

Doa Niat Puasa dan BerbukaBerita informasi (I) soal Doa Puasa : Niat dan Berbuka bakalan jadi bahasan seru kali ini.

Bagi umat Muslim yang sedang menjalankan Puasa Ramadhan 1431 H, :-) semoga menjadi manfaat karena ada bahasan soal perbedaan pendapat soal waktu tepat dibacanya Do’a Buka Puasa. (E)

Ibadah Puasa Ramadhan yang wajib dilakukan setiap sebulan (O) dalam satu tahun oleh umat Islam, Muslimin dan Muslimah, emang punya do’a khusus yang menjadi penanda. Yaitu, niat berpuasa dan doa berbuka. (H)

Meski gampang diingat dan dihafalkan, :-D namun, kebanyakan masyarakat umumnya terkadang bisa saja lupa. So, mending diingetin lagi dee ;-)

Lafaz Niat Puasa Ramadhan :

Nawaitu souma godhin ‘an adaa i, fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta’aalaa

Do’a ini sendiri biasanya dibaca bersama-sama :-) usai menjalankan ibadah Shalat Tarawih. Jadi, niat untuk berpuasa keesokan hari dilafadzkan malam harinya. Hal ini dimaksudkan agar tidak sampai kelupaan, saat sahur esok paginya. ;-)

Tapi, doa niat berpuasa ini sendiri kebanyakan diulang lagi seusai santap sahur. (^)

Do’a Berbuka Puasa :

Allahumma laka sumtu wa bika aamantu wa ‘alaa rizqika afthartu birahmatika ya arhamarrohimin.

Lafadz doa ini sendiri sudah menjadi pilihan umum masyarakat kebanyakan. (H)

Dalam amalannya pun, :-) do’a ini sendiri dibaca sebelum membatalkan puasa dengan hidangan yang tersedia di meja makan, seperti kurma, air putih, dan makanan berat lainnya. (D)

Do’a Sesudah Buka Puasa :

Namun, dalam beberapa kalangan ulama, (H) ada pendapat berbeda yang menyatakan bahwa doa buka puasa dibaca setelah membatalkan ibadah dengan meneguk air putih atau memakan kurma, dengan diawali bacaan basmalah. :-)

Setelah puasa kita batal, (^) barulah kita membaca do’a berbuka dan melanjutkan santapan besar lainnya.

Hadist riwayat ini sendiri sudah banyak beredar di kalangan masyarakat. ;-)

Artinya : Ya Allah! Karena Engkau aku berbuka puasa dan kepada Engkau aku beriman dan atas rezeki dari Engkau aku berbuka puasa. Telah hilang dahaga, sudah menjadi basah segala urat. Ya Allah! Aku minta diampuni dosaku dengan rahmat Engkau yang meliputi segala sesuatu.

Allaahumma laka shumtu, wa bika aamantu, wa ‘alaa rizqika afthortu, dzahabadh dhoma-u, wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insyaa Allahu bi rohmatika yaa arhamar roohimiin.

(H) Tapi, semuanya kembali ke pilihan masing-masing umat. Do’a mana yang lebih diyakini dan bagaimana kita benar-benar memohon kepada Allah SWT. (I)

Yang pasti, keutamaan semua lafadz diatas : (Y) Doa orang berpuasa yang sedang berbuka adalah salah satu dari 3 golongan doa yang tidak akan ditolak. Amien. Wallahu’alam Bissawab. :-)

Semoga bahasan Do’a Puasa Ramadhan diatas bisa bermanfaat :-D dan menambah ilmu tanpa menjadi alasan untuk saling meributkan satu sama lain. ;-)

Chee-U .^_^.