Fatwa Haram YOGA Untuk Yang Merapal Mantra dan Meditasi

Berita soal Fatwa Haram YOGA Untuk Yang Merapal Mantra dan Meditasi :-O memang masih jadi perdebatan di banyak kalangan masyarakat.

Kebanyakan sudah panas :-[ dengan kabar MUI keluarkan Fatwa Haram Yoga, padahal ada aspek yang ditekankan tentang alasan mengapa menjadikan olahraga ini haram, dan ada yang masih diperbolehkan…. (H)

Yoga menjadi salah satu pilihan olahraga yang kembali populer (I) pada masa ini.

Bukan hanya kalangan elite, ;-) namun masyarakat pada umumnya pun sudah banyak yang tertarik dengan Yoga, termasuk para umat Muslim. :-)

Dengan adanya fenomena ini, pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan kembali (I) akan adanya Fatwa Yoga yang sudah dikeluarkan pada 2009 lalu. (~) Bukan Fatwa haram baru, melainkan sudah dilansir 5 tahun silam.

1. Yoga yang murni ritual dan spiritual agama lain, hukum melakukannya bagi orang Islam adalah haram.
2. Yoga yang mengandung meditasi dan mantra atau spiritual dan ritual ajaran agama lain hukumnya haram, sebagai langkah preventif (sadd al-dzari’ah).
3. Yoga yang murni olahraga pernafasan untuk kepentingan kesehatan hukumnya mubah (boleh).

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam, (K) yang dikonfirmasi media, mengungkapkan kembali sejumlah keputusan terkait yoga yang ditelurkan dalam ijtima ulama itu

“Ini hasil ijtima ulama komisi fatwa se-Indonesia (~) di Padang Panjang Sumatera Barat 2009,”

“Tujuan yang baik harus dilakukan dengan cara yang baik. Dalam hal ini harus memenuhi kaedah kesehatan jasmaniah, :-) mengikuti norma kepatutan, kesusilaan dan norma agama, serta tidak bertentangan dengan prinsip-prinis agama,”

“Yoga yang murni olahraga pernafasan untuk kepentingan kesehatan hukumnya mubah (boleh), (H) demikian juga jenis olahraga yang lain. Tapi, jika gerakan olahraga, :-S termasuk yoga yang merupakan ritual agama lain, maka tentu umat Islam harus menghormati bentuk ritual agama tersebut, dan tidak ikut-ikutan melakukannya,”

“Karena ikut melakukan ritual agama lain tentu tidak dibenarkan, apalagi meyakini kebenarannya.” :-[

“Tanpa harus menghujat ajaran tersebut :-) ini esensi dari toleransi itu, tidak mencampuradukkan. Sama halnya salat, adalah salah satu jenis ibadah ritual umat Islam, yang bisa jadi memiliki hikmah kesehatan fisik (Y) tapi kan umat nonmuslim tidak mungkin melakukan ibadah salat karena salah satu syarat wajib salat adalah harus muslim,”

“Olahraga dianjurkan, tapi Umat Islam harus memegang kaidah agama,” (I)