Gadis 21 Tahun, Santi Asoka Mala Istri Baru Mark Sungkar

Gosip selebritis terbaru masih heboh dengan bahasan (F) Gadis 21 Tahun, Santi Asoka Mala Istri Baru Mark Sungkar.

Pernikahan Mark Sungkar dan Santi Beda 45 Tahun sendiri menggegerkan publik (H) lantaran berhasil tergelar diam-diam 5 bulan lalu.

Mark Sungkar blak-blakan (K) soal sosok istri belia yang dinikahinya pada 6 September 2014 silam. Dara berjilbab itu sendiri bernama Santi Asoka Mala, wanita yang bekerja sebagai anak buahnya (I) di salah satu perusahaan milik Mark.

“Santi kelahiran ’94,” :-)

“Tiga tahun saya mengamati dia, mengenal akhlaknya, moralnya, tutur katanya, sikapnya, pola pikirnya. (I) Sampai pada akhirnya saya bertanya apakah ini jodohku ya? Saya juga tidak tahu, :-) saya serahkan pada Allah untuk menunjukkan jalan terbaik,”

“Menurut saya, ;-) dia kok sifat dan pola pikirnya meski masih muda pemikirannya sudah dewasa. Keluguannya saya suka, saya suka keasliannya. Mencari istri juga seperti itu,”

“Ada informasi saya mau lamar, cukup lama tiga bulan. Saat saya ajukan, ;-) saya terkejut dengan jawabannya. Tidak menolak, justru langsung menanyakan kapan tanggal pernikahannya. Bingung, tapi saya yakin Allah yang mengatur,” (H)

“Ketikamau menikah  itu muncul kebingungan, :-S gimana? Siapa yang mau diundang? Jujur, terus terang saya takut sampai ke wartawan. Kita putuskan akhirnya untuk diam-diam saja. Tapi waduh, akhirnya geger,”

Pria kelahiran 22 Oktober 1948, yang kini berusia 66 tahun ini sendiri masih berharap (L) momongan pada pernikahannya dengan sang dara, lantaran dirinya kini merasa kembali muda.

“Alhamdulillah, (L) selama tiga tahun menyendiri dan hidup sendiri. Saya menghadapi bulan puasa, menghadapi pascaoperasi, dan bermacam cobaan sendiri. Alhamdulillah sudah ada Santi. (F) Dia sudah seperti bayangan saya sendiri,”

“Sangat lega. Hidup saya terasa lengkap. (Y) Kerja siang-malam sudah tidak terasa capek lagi,”

“Ya seru dong, deg-degan setiap hari. Tiap hari deg-degan. ;-) Ya saya inget waktu muda aja. Saya juga kan masih muda,”

“Harapannya tetep langgeng seperti sekarang, (*) kami nikmati keharmonisan ini. Setelah tiga tahun mengenal, dan ini tahun keempat, nggak pernah kami berselisih paham atau cemberut. (H) Jadi ini yang ingin kami pertahankan dan syukuri. Terakhir, ya mau punya anak lagi,”

“Banget, kepengen banget (punya anak), tapi belum (program). (L) Insya Allah habis kesibukan, bulan depan. Kesibukannya makin numpuk,”