Berita selebritis bawa kabar soal Gelar Keraton Surakarta Manohara.
Jika ga’ ada aral, Jum’at besok, Gelar Kanjeng Mas Ayu Tumenggung (KMAT) Manohara akan disahkan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat bersama 400 orang lainnya.
Sayang, beberapa pihak termasuk Ketua Dewan Kesenian Surakarta atau DKS menggugat pemberian gelar KMAT pada Manohara. Menurut mereka, yang lebih pantas diberi gelar Keraton adalah Mbah Surip.
Rangkaian Jumenengan PB XIII Hangbei akan digelar di Bangsal Semorokoto Keraton Kasunanan Surakarta dalam dua sesi.
Pertama akan dilakukan wisuda pemberian gelar kepada para abdi dalem sebanyak 200 orang (termasuk artis kondang Dorce Gamalama dengan gelar Kanjeng Mas Ayu Tumenggung) yang dilakukan oleh KGPH Puger.
Untuk tokoh penting dari luar keraton, akan di berikan gelar pada esok harinya, (termasuk Manohara) di Bangsal Sidikoro Keraton Kasunanan Surakarta.
Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Surakarta, KRA Winarno Kusumo, yang dikonfimasi menjelaskan jika pemberian gelar pada sejumlah kalangan adalah agenda tahunan.
Untuk tahun ini sendiri, ada 400 orang menerima gelar termasuk Manohara dan beberapa tokoh dari malaysia. Gelar ini diberikan atas partisipasi di bidang yang digeluti masing-masing.
“Acara pemberian gelar, dilaksanakan dua kali. Untuk Kamis (16/7) gelar diberikan bagi para abdi dalem di Bangsal Smarakatha.
Sedangkan untuk 75-100 penerima gelar yang secara tingkatan lebih tinggi, umumnya berasal dari kalangan kerabat dan tokoh-tokoh penting, termasuk Manohara,
gelar tersebut akan diserahkan hari Jumat, di Bangsal Sidikoro,”
Ketua Dewan Kesenian Surakarta (DKS), KRT Murtidjono yang terang-terangan menggugat
rencana Keraton Surakarta untuk memberi gelar pada pemain sinetron Manohara ini, mengungkapkan alasannya.
“Apa sih sumbangan Manohara kepada keraton selama ini. Saya kira keraton hanya menumpang popularitas dan ketenaran artis yang sedang naik daun itu,”
![]()
“Langkah Keraton Kasunanan Surakarta memberi gelar Kanjeng Mas Ayu Tumenggung (KMAT) kepada Manohara yang mendadak jadi terkenal
setelah berseteru dengan suaminya, pangeran di Kelantan, Malaysia, itu tidak tepat.
Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Manohara“Gelar itu akan lebih tepat diberikan kepada Mbah Surip, pencipta dan penyanyi lagu Tak Gendong.
Kalau caranya seperti ini, besok kalau ada penari yang fenomenal, entah bagaimana asal dan usulnya, juga bisa diberi gelar oleh keraton,”
“Sekarang ini, sudah terjadi pergeseran fungsional. Bila dulu keraton menjadi lembaga pemangku adat dan budaya, saat ini bergeser menjadi institusi opini, bahkan terdorong bertindak komersial.
Pemberian gelar dari Keraton Kasunanan Surakarta untuk saat ini sangat mudah didapat, tidak seperti dahulu yang harus melalui seleksi ketat, seperti pengabdian seseorang kepada raja atau kerajaan dan lain-lain.”
![]()
Chee-U .^_^.
Berita via Solopos.com, Republika.co.id
Jul 17, 2009 Penulis: oktavita
7 Foto Ciuman Mesra Manohara dan Pacar Baru
Foto Lucky Laki Terbaru
Foto Ulang Tahun Manohara ke 18 di Bibliotheque
Lowongan Surakarta April 2009
Tengku Muhammad Fakhry
Satu Komentar untuk "Manohara"
SEKARANG,..nggak jamannya lagi …gelar-gelaran….
punya gelar tinggi tapi ..
nganggur dan ndak berguna untuk apa?…….
punya gelar tinggi tapi hanya mengganggu orang lain untuk apa?….
mendingan kaya Tukul nggak punya gelar, tapi kaya dan ndak sombong. ..umumnya gelar bangsawan dipakai untuk pamer/angkuh dan sombong….
jadi bagi saya siapapun yg di beri gelar, kalo nggak punya Kontribusi untuk negeri ini untuk apa????
SEKARANG BUKAN JAMANNYA LAGI SAMA YG BEGITUAN….
Tinggalkan komentar