Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)

Infeksi Pernafasan AtasInfeksi Saluran Pernafasan Akut atau ISPA (^) seringkali disalahartikan dengan infeksi pernafasan atas atau infeksi saluran pernafasan atas. (H) Bagi teman-teman kita yang sedang menjadi pengungsian di Merapi umumnya menderita penyakit ini yang disebabkan oleh debu vulkanik yang dihisap dan lingkungan pengungsian yang kurang higienis. ;-( Artikel ini mungkin juga akan bermanfaat buat kita-kita yang dekat dengan pegunungan vulkanik yang masih aktif :-( untuk mengetahui apa itu infeksi pernafasan atas, cara menghindari dan pengobatan yang bisa dilakukan sendiri di rumah. ;-)

ISPA merupakan infeksi saluran pernafasan bagian atas dan bagian bawah, :-$ yang berlangsung sampai dengan dua minggu / 14 hari. ISPA menjadi sangat penting di negara kita karena umumnya menyerang bayi dan balita, :-O dan menyebabkan kematian 1 dari 4 kejadian. Kematian terbesar biasanya karena pneumonia dan penyakit ISPA yang diidap oleh bayi kurang dari 2 bulan. :-(

Definisi Saluran Pernafasan

Saluran pernafasan adalah organ tubuh mulai dari hidung (&) sampai dengan gelembung paru, serta organ-organ disekitar seperti sinus, ruang telinga tengah dan selaput paru. (W)

Walau sebagian besar infeksi pernafasan atas umumnya ringan, :-) seperti batuk dan pilek yang tidak memerlukan pengobatan dengan menggunakan antibiotik pada orang dewasa dan lansia, tapi sebaliknya pada anak-anak akan semakin menderita karena akan mengalami pneumoni jika infeksi paru ini tidak kunjung diobati dengan antibiotik. Pada akhirnya, penyakit ini dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya.  :-[

Program Pemberantasan Penyakit (P2) membagi ISPA menjadi dua golongan, (H) yaitu pneumonia dan bukan pneumonia. Pneumonia pun dibagi menjadi dua berdasarkan derajat beratnya penyakit, yaitu pneumonia berat dan tidak berat.

Penyakit ringan (G) seperti batuk dan pilek, atau rinitis, faringitis, tonsilitis dan penyakit saluran pernafasan atas lainnya diklasifikasikan bukan pneumonia. Umumnya penyakit ini tidak membutuhkan antibiotik, kecuali faringitis bila ditemukan pada balita dan radang telinga akut. (G)

ISPA

Penularan ISPA

Penularan ISPA biasanya melalui medium kontak langsung seperti air ludah, darah, bersin, udara pernafasan. (~) Karena itu penderita penyakit infeksi pernafasan atas diharuskan untuk memakai masker untuk menghindari penularan lebih lanjut kepada orang lain. (*)

Penyebab Infeksi Saluran Pernafasan Atas

Infeksi saluran pernafasan atas yang berlanjut menjadi pneumonia sering terjadi pada anak-anak :-O karena sistem imun yang kurang kuat karena dipakai untuk penyakit parasit dan cacing, dan juga karena tidak adanya persediaan atau kelebihan pemakaian antibiotik. :-( ISPA pada anak-anak pun seringkali terjadi akibat kurangnya gizi dan lingkungan yang kurang higienis. (^)

Tanda-Tanda Infeksi Pernafasan Atas

Biasanya tanda-tanda infeksi pernafasan atas dimulai dengan adanya keluhan dan gejala ringan, (~) tapi dapat berangsur-angsur menjadi semakin parah dan bisa menyebabkan kegagalan pernafasan dan bahkan meninggal dunia. :-O Sebaiknya penderita yang masih mengalami gejala ringan segera ditangani karena bila terlambat bisa menyebabkan kematian akibat sulitnya penanganan. :-S Tanda-tanda ISPA dapat dilihat dari tanda klinis dan tanda laboratoris.

Tanda Klinis ISPA

  • Pada sistem respiratorik: tachypnea, napas tak teratur (apnea), retraksi dinding thorak, napas cuping hidung, cyanosis, suara napas lemah atau hilang, grunting expiratoir dan wheezing. (*)
  • Pada sistem cardial: tachycardia, bradycardiam, hypertensi, hypotensi dan cardiac arrest. (F)
  • Pada sistem cerebral: gelisah, mudah terangsang, sakit kepala, bingung, papil bendung, kejang dan coma. (^)
  • Pada hal umum: letih dan berkeringat banyak. :-[

Tanda Laboratoris ISPA

  • hypoxemia, (@)
  • hypercapnia dan
  • acydosis (metabolik dan atau respiratorik) (O)

Tanda Pada Anak Umur 2 Bulan s/d 5 Tahun

  • tidak bisa minum (D)
  • kejang
  • kesadaran menurun (U)
  • stridor dan gizi buruk

Tanda Pada Bayi Umur Kurang Dari 2 Bulan

  • Bayi umumnya kurang bisa minum sampai dengan setengah volume biasanya (C)
  • Kejang
  • Kesadaran menurun :-$
  • stridor
  • Wheezing (T)
  • demam dan dingin

Bila mendapati penderita ISPA, sebaiknya segera ditangani tenaga medis seperti puskesmas dan dokter. (T) Namun bila belum dapat menghubungi tenaga medis, ada baiknya dirawat sendiri terlebih dahulu dengan cara yang dipaparkan dibawah.

Tips Perawatan Infeksi Saluran Pernafasan Akut

Perawatan ini dapat dilakukan sendiri oleh ibu di rumah untuk mengatasi penyakit bayi atau anaknya yang mengalami ISPA: :-)

  • Mengatasi panas atau demam (*)
    Untuk anak-anak umur 2 bulan s/d 5 tahun demam dapat ditangani dengan memberikan obat parasetamol atau kompres. :-) Dosis parasetamol yang sesuai adalah 4x tiap 6 jam dalam 2 hari. Untuk memudahkan pemberian obat, tablet parasetamol bisa digerus terlebih dahulu. Bila ingin mengompres, dibutuhkan kain bersih yang dicelupkan ke air (tidak perlu menggunakan air es). :-D
    Sedangkan untuk bayi dengan umur dibawah 2 bulan segera dibawa ke dokter.
  • Mengatasi batuk ;-)
    Disarankan untuk memberikan obat batuk tradisional yang bisa dibuat sendiri, (Y) yaitu jeruk nipis setengah sendok teh campurkan dengan kecap/madu setengah sendok teh. Ramuan ini diberikan 3x sehari.
  • Makanan (G)
    Berikan makanan dengan kualitas gizi yang cukup, sedikit-sedikit tapi diulangi lebih sering daripada biasanya jika muntah. :-( ASI pada bayi tetap diberikan.
  • Minuman :-[
    Berikan cairan berupa air putih, buah lebih banyak daripada biasanya untuk mengencerkan dahak dan menambah cairan bagi yang kekurangan cairan. (I)
  • Gaya Hidup (P)
    1. Jangan memakai pakaian/selimut yang tebal. :-S
    2. Pada penderita pilek, selalu bersihkan hidung dari ingus – ini akan mempercepat penyembuhan dan bisa menghindari komplikasi yang mungkin muncul. :-$
    3. Usahakan untuk mendapatkan ventilasi yang cukup dan mencegah adanya asap yang dihirup, tidak terkecuali melarang orang tua merokok di sekitar anak

Pencegahan Infeksi Pernafasan Atas

Selalu lebih baik untuk mencegah daripada mengobati bukan? :-D pencegahan infeksi saluran pernafasan atas dapat dilakukan sendiri dengan:

  • Menjaga asupan gizi yang baik
  • Mendapatkan imunisasi  (B)
  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar
  • Mencegah sang anak berhubungan dengan penderita infeksi saluran pernafasan akut :-(

Semoga artikel Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) ini bermanfaat. ;-)

Chee-U .^_^.