Kasus Aurelie Moeremans dan Mulitivision Plus

Kasus Hukum Aurelie JinxKasus Eksploitasi Anak : Aurelie Moeremans dan Mulitivision Plus lagi jadi bahasan heboh berita selebriti terkini. (K) Bahkan, pemain Film Jinx ini sendiri ditemani sang ibu, sudah mendatangi Komnas Perlindungan Anak. :-O

Ini berarti Multivision kembali berperkara hukum, setelah sebelomnya ada Kasus Somasi Band Gigi. :-S

Aurelie Moeremans diduga dieksploitasi oleh rumah produksi Mulitivsionplus (I) dan Zema Manajemen, pimpinan Arzetti Bilbina. Sri Sunarti, (H) ibunda Aurelie mengakui jika dirinya melaporkan rumah produksi ternama tanah air itu pada Komnas Perlindungan Anak pimpinan Seto Mulyadi. :-$

Alasan pengaduan yang dilakukannya itu, terkait kontrak kerja putrinya dan MVP. (~) Bintang iklan Simpati ini dikontrak secara eksklusif sejak 28 Mei 2008. Aurelie dikontrak selama tiga tahun dengan nilai kontrak Rp 832 juta untuk 256 episode sinetron.

Sayang, :-( sampai 1,5 tahun kontrak berjalan, gadis kelahiran Belgia, 16 tahun lalu itu, baru membintangi sekitar 30 episode sinetron, terakhir pacar Roby Tremonti ini melakukan syuting dengan Multivision, pada Agustus 2009.. (O)

“Ini sudah satu tahun anak saya dikontrak Multi (Multivisionplus), :-[ tapi episodenya tidak sesuai dengan kontrak. Dan Multi tidak mau lepasin anak saya,”

“Kalau ada dikasih kerja sih, enggak apa-apa. :-S Saya enggak akan cari kerjaan kemana-mana buat anak saya,”

“Sejak Agustus 2009 nggak ada pekerjaan dari Multivision. :-S Kalaupun ada bukan sinetron tapi menjadi pengisi acara Luping (variety show-red). Saya nggak mau karena kan kontraknya sinetron,” (H)

“Kami meminta perubahan untuk tidak dikontrak eksklusif, :-( karena mengganggu sehingga dia tidak bisa berkembang,”

Aurelie Moeremans

Kekecewaan yang diungkapkan Sri (H) juga dilampiaskan kepada Zema Manajemen, yang menjadi manajemen artis putrinya. Alasannya, dia merasa Management Artis Arzetti Bilbina ini telah menjual anaknya. :-O Padahal, dia sempat mempercayakan bintang Simpati ini pada manajemen dan rumah produksi tersebut.

“Saya hanya inginkan hak anak saya, (*) apalagi anak saya masih di bawah umur waktu ke Multi. Manajemen yang menjual anak saya,” :-[

“Orang pikir saya yang jual ke Multi itu enggak benar,” :-$

“Ada transaksi (~) bisnis menjual kan walau ada kontrak,”

“Saya hanya minta Multi lepaskan anak saya tanpa syarat,” (H)

Aurelie Moremans

Aurelie Alida Marie Moeremans

Setelah memilih mengeluarkan Aurelie dari Zema Management, (H) Sri juga mengaku sudah mengumpulkan bukti untuk laporan pengaduannya pada Komnas Perlindungan Anak. (~) Tapi, perkara ini belum akan dibawa hal ini ke pengadilan dengan alasan belum waktunya dan makan biaya yang tidak murah.

Sri menceritakan bahwa dirinya pernah berbicara sama pihak rumah produksi, (H) tapi tidak mendapat respons. Bahkan Multivision juga pernah dipanggil Komnas PA, tapi tidak datang.

“Saya sudah laporkan Multi ke Komnas PA sejak sepekan yang lalu,” (O)

Sri Sunarti dan Aurelie Moremans (H) sendiri akhirnya kembali mendatangi Komnas Perlindungan Anak di Jl. TB. Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Selatan, Selasa (16/2/2010).

Semoga Kasus Hukum Aurelie Alida Marie Moeremans dan Multivision Plus bisa ketemu jalan damainya dee. ;-)

Chee-U .^_^.