Kasus Penganiayaan Diego Michiels Pada Satpam di Samarinda

Kasus Penganiayaan Diego Michiels Pada Satpam di Samarinda (I) masih jadi bahasan hot di banyak media berita artis.

:-O Bahkan Status Tersangka Diego Michiels pun sudah ditetapkan setelah ada laporan dari Hendra Wahyudi, Satpam Perumahan yang dianiaya karena dituduh mencuri Laptop Diego. Hadeehh, kemaren sudah 3 bulan dibui.. aniaya lagi.. :-$

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Feby DP Hutagalung, (K) yang dikonfirmasi media mengungkapkan kasus penganiayaan yang melibatkan pesepakbola naturalisasi, Diego Michiels, (H) yang kini membela klub ISL Mitra Kukar.

Dia diduga menganiaya Hendra Wahyudi (38), :-S seorang satpam di perumahan elit daerah Samarinda yang dia tinggali.

Kejadian itu dilaporkan Hendra, Jumat (16/5/2014) kemarin ke Polresta Samarinda, Jl Slamet Riyadi (~) , dengan Tanda Bukti Laporan (TBL) kepolisian bernomor : TBL/344/V/2014/Kaltim/Resta Smd. Dalam bukti laporan tertera (E) perihal penganiayaan yang terjadi di Perum Pandan Harum Hill Blok ND-12, kediaman Diego.

“Benar, :-) korban melaporkan dan terlapor atas nama Diego Michiels. Tentu segera ditindaklanjuti dan kita akan meminta keterangan bersangkutan,” (H)

Hendra Wahyudi sendiri saat diklarifikasi media (K) menceritakan dugaan tindakan kriminal yang dilakukan sang pesepakbola itu terjadi pada Jumat 16 Mei dinihari kemarin, (T) Hendra ditelepon oleh Diego untuk datang ke rumah kontrakannya.

“Saya datang bersama teman saya ke rumahnya dan saya ditanya soal laptop dia (Diego Michiels) yang hilang. :-S Saya bilang bahwa saya tidak tahu menahu,”

“Saya seperti melihat dia sudah mempersiapkan garpu dari kantong celananya. :-( Karena saya jawab tidak tahu karena memang saya tidak melakukannya (mencuri laptop Diego Michiels) :-S , garpu itu dikeluarkan dan dilemparkan ke saya mengenai dagu saya dan luka,”

“Saya ditendang pinggang kiri dan kanannya berulang kali.” :-$

“Waktu saya bermaksud meninggalkan rumah, :-S saat di pintu, kepala saya dibenturkan ke dinding. Saya diminta mengembalikan laptopnya kalau tidak bayar Rp 15 juta. Tapi saya tidak pernah mencuri,” :-(

“Kenapa saya ditanya soal laptopnya, :-S karena saya dipercaya untuk menjaga rumahnya saat dia tinggalkan. Sebelumnya saya sempat bersih-bersih rumahnya, saya tidak pernah sama sekali melihat laptopnya. :-( Saya tidak pernah lihat, saya tidak pernah mencuri,”