Kasus Pengeroyokan Enji dan Kelompoknya di Mezzanine Moovina

Kasus Pengeroyokan Enji dan Kelompoknya di Mezzanine Moovina :-[ masih menghebohkan jagad gosip selebritis.

Suami Ayu Ting Ting sendiri diperiksa semalaman sebagai saksi kasus perkelahian yang terjadi pada akhir November 2013 lalu. Widwih.. Ayu Ting Ting Hamil Tua, suami malah asyik joged di klab malam… :-$

Hari Sabtu, 30 November 2013 lalu, :-[ sebuah aksi pengeroyokan terjadi di Restaurant and Bar Mezzanine Moovina, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, dini hari, (K) yang disebut-sebut dilakukan oleh Kelompok Enji.

Dua korban pengeroyokan, S dan A, mengaku dipukuli :-[ oleh sekelompok orang yang sebelumnya duduk di meja bersama Enji. Keduanya lantas melaporkan (~) pengeroyokan yang dialaminya ke Polsek Menteng pada 2 November 2013.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol AR Yoyol membenarkan (K) bahwa Enji berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis, 5 Desember 2013.

“Diketahui dari pelapor (S), yang memukul adalah orang dari meja yang malam itu dikuasai oleh EJ (Enji),” (H)

“Yang memesan (meja) itu yang rekan-rekan (wartawan) sebutkan (Enji). Tapi apakah dia ikut atau tidak (dalam pengeroyokan), kami belum tahu,” :-)

“Jadi di lantai empat Plaza Indonesia ada suatu tempat bar. (O) Saat itu pukul 00.30 WIB, di tempat itu ada (penampilan) DJ (Disc Jockey) dari Jerman,”

“Ruangannya gelap. Dari pelapor itu katanya sedang lewat terus diserang. Belum tahu sebabnya apa.” ;-)

“Pelaku banyak, lebih dari satu. (I) Makanya perlu pemeriksaan. Apakah kelompok saling ribut nanti kami lihat. :-) Harus ada penyidikan dan fakta yang cukup,”

“Barang bukti ada rekaman CCTV, botol minuman, dan kursi,” (I)

Henry Hendarso yang juga (L) putra Mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Bambang Hendarso Danuri atau BHD ini sendiri (H) sudah diperiksa sebagai saksi. Kepolisian juga menegaskan jika status Anak Jenderal, ;-) tidak mempengaruhi pengusutan kasus.

“Kita bicara hukum, siapapun sama. :-) Tidak ada yang ditutup-tutupi,”

“Saudara E kami periksa dalam kapasitas sebagai saksi. ;-) Penyidik punya wewenang mengubah status setelah 24 jam,”

“Pokoknya kita lihat nanti hasil penyidikan. Jangan berandai-andai, kita lihat fakta saja,” (H)