Kelanjutan Kasus Afgan – Lagu Dibajak Rugi 30 Milyar

Lagu Afgan DibajakKelanjutan Kasus Afgan – Lagu Dibajak Rugi 30 Milyar jadi berita selebritis lanjutan dari kasus Pembajakan Lagu indonesia Oleh Malaysia. Yupzz, setelah sebelumnya media ramai kasih berita terbaru soal lagu bukan cinta biasa afgan dibajak malaysia, kali ini bakal dibahas kelanjutan kasusnya.

Afgan sendiri ngakunya hanya sebatas tahu ‘n kecewa.. Sabar yach, soalnya ada kabar Pihak Telco Malay ngajak damai ;-)

Afgansyah Reza yang dikonfirmasi berita musisi soal sabotase lagu miliknya mengaku sangat kecewa. Penjualan Ring Back Tone Lagu Bukan Cinta Biasa tanpa izinnya jelas bikin afgan plus majamenennya kelabakan. :-(

“Secara pribadi saya kecewa. Tapi, sebagai pneyanyi, saya menyerahkan masalah ini kepada pihak label dan komposer lagu tersebut. Saya serahkan sepenuhnya kepada label, tidak terlalu ikut campur apa yang dilakukan pihak label,”

“Soal pembajakan lagu saya taunya dari pihak label Wanna Be Music Indonesia. Tapi, saya cuma sebatas tahu saja. Karena saya kan nyanyikan lagu orang,”

“Saya ingin yang terbaik saja. Semoga ada titik temu. Karena setiap negara itu kan aturannya beda,”

Foto Afgan :

Afgan

Download Lagu Afgan di sini

Aksi pembajakan lagu oleh Operator Seluler Malaysia, Maxis ternyata mengakibatkan kerugian 30 Milyar pada label yang memiliki hak atas Lagu Afgan Bukan Cinta Biasa ini. Kuasa hukum label Afgan, Wanna Be Music Production, Handra Deddy Hasan menyatakan hal ini dalam jumpa persnya yang dikutip oktavita.com di Jalan KH Ahmad Dahlan, Radio Dalam, Jakarta Selatan. (H)

“Pihak Wanna Be Music Production telah mengirimkan somasi kepada pihak PT Maxis Communication Berhad,di Kuala Lumpur, 9 Juni 2009. Jika mereka tidak memberi jawaban sampai (Rabu) 24 Juni, maka pihaknya akan menggugat Maxis secara perdata,”

“Pihak Label juga akan melaporkan hal ini kepada Departemen yang menangani hak cipta di Malaysia, yaitu Ministry of Domestic Trade and Comsumerce Affair.”

Harga RBT Afgan di Malaysia :

Afgan Bukan Cinta Biasa yang diedarkan Maxis melalui RBT ini diunduh 6 juta orang Malaysia. Harga sebuah RBT di Malaysia adalah 3 ringgit, 4 Ringgit Malaysia untuk Truetone, dan 6 Ringgit Malaysia untuk full song.

Artinya dengan nilai tukar 1 ringgit sama dengan Rp3000, maka satu RBT Afgan di Malaysia dijual Rp9000. Penjualan RBT secara ilegal ini dilakukan sejak pertengahan Mei 2009. Lagu itu dijual di situs maxis. :-S

Afgansyah Reza

Nah, begitu tanggal 9 Juni 2009 pihak Afgan datang ke Malaysia, esoknya tanggal 10 Juni 2009, pihak Maxis mengajak Afgan berdamai. Pihak WannaB menyetujui langkah damai dengan syarat penggantian ganti rugi perdata. Sayangnya, permintaan ganti rugi itu tak digubris Maxis hingga jatuh tempo pada 24 Juni 2009. 8O

“Kita menyetujui langkah damai namun dengan syarat Maxis harus membayar ganti rugi sebesar 3 juta dollar Amerika Serikat,”

“Sayangnya mereka tidak menggubris permintaan ganti rugi itu. Makanya, kita ga’ segan -segan melaporkannya ke Mabes Polri.”

Sogokan Malaysia untuk Afgan :

Di tengah masalah pembajakan lagu oleh salah satu operator mereka, pihak Malaysia berusaha meredam berita dengan mencantumkan nama Afgansyah Reza jadi nominasi dari ajang Anugerah Planet Muzik Malaysia. (8)

Aksi Suap ini ternyata ga’ mempengaruhi permasalahan Kasus Bajak RBT yang lagi ditangani pihak Afgan. Label mengaku ga’ terpengaruh dengan hal ini.

“Nominasi ajang lagu itu ggak ngaruh, itu beda,”

Aktifasi download RBT Afgan di situs Maxis sendiri saat ini udah dihentikan. Sayangnya, begitu mereka menghentikan penyebaran download Lagu Afgan, justru penggantinya adalah lagu milik band tanah air juga. Lagu Selalu Mengalah – Seventeen justru bakal dibagikan secara cuma-cuma buat pelanggan yagn udah terlanjur mendownload RBT Afgan. :-O

“Maaf, hak jualan Afgan – Bukan Cinta Biasa telah tamat, dan akan dipadam. Dari menu caller ringtone Anda diganti dengan Seventeen – Slalu Mengalah secara percuma untuk sebulan,”

Chee-U .^_^.