Laris Jualan Bubur, Norman Rilis Lagu India Baru

Laris Jualan Bubur, Norman Rilis Lagu India Baru Lets Dance on The Floor (8) jadi bahasan seru berita artis terbaru.

Kembalinya Norman Kamaru Jadi Artis sendiri (I) sempat diakui lantaran bayaran besar untuk sekali manggung.

Kehebohan kabar terbaru soal (K) Norman Kamaru Jadi Penjual Bubur ternyata justru menjadi ajang promosi gratis nama sang mantan artis tersebut ;-) di dunia entertainment.

Norman pun sudah kembali mendapatkan job untuk tampil di layar kaca, (L) walau diakui tawaran untuk manggung akan dibatasinya, lantaran ingin tetap fokus berbisnis. (Y)

“Ya, saya senang masih ada yang mau memanggil. :-) Saya nikmati semuanya dengan rasa syukur. Ini pertamanya lagi saya live di tv, pastinya senang banget,”

“Kalau soal honor, pasti lebih besar nyanyi begini di tv. :-D Tapi kan kepuasannya beda dengan buka usaha. Dan saya bilang sama manajer untuk membatasi tawaran muncul di tv, (H) supaya usaha bubur yang saya rintis tetap terkontrol. Saya lebih prioritaskan usaha saya,”

“Saya sudah merasakan, :-S kalau dunia hiburan ada masanya di atas, kadang di bawah. Makanya sekarang saya lebih pilih fokus usaha saja,” (Y)

Namun nyatanya, :-$ iming-iming popularitas kembali bisa menggoda sang mantan polisi. Meski sempat mengaku tak ingin fokus jadi artis lagi, tapi Norman justru bakal mengeluarkan single terbarunya (8) Let’s Dance on the Floor dalam waktu dekat.

“Saya rencananya mau keluarkan single baru, (H) ini mau recording. Genrenya India, soalnya kalau saya pindah aliran ke pop, takutnya orang bingung itu lagu siapa. Tapi kalau pakai India biasanya orang akan lebih tahu itu saya,” ;-)

“Karena mungkin terlalu banyak permintaan dari masyarakat. (I) Banyak yang tanya `kapan dong nyanyi atau single barunya?` itu yang bikin saya mau kembali lagi,”

“Ketemu mas Riky sudah kayak jodoh, (8) lagu-lagu yang dulu juga ciptaan dia. Akhirnya dipakai lagu `Let’s Dance on the Floor` ini,”

“(Sukses tanpa bantuan label) Yakin 110 persen lah. (H) Rezeki itu sudah ada yang atur, yang penting sudah dicoba. Saya yakin bisa tanpa label. Kalau masuk label mungkin masih trauma, sakit banget soalnya. :-[ Harapannya sih semoga bisa diterima masyarakat, bisa sukses lah pokoknya,”