Maia Tak Mau Lagi Dicolek Soal Masa Lalu

Maia Tak Mau Lagi Dicolek Soal Masa Lalu (H) meski pihak Mulan dan Dhani terus mengungkit dan menyalahkan Maya.

Melepas ‘bayang bayang parasit masa silam, ibu 3 anak itu memilih untuk fokus pada Bisnis dan Keluarga. (Y)

Sudah beberapa waktu belakangan ‘Masa Lalu Suram’ :-$ 10 Tahun silam Maia Estianty diusik.

Diawali dari (K) video pengakuan Mulan Jameela, yang mengungkit segala tetek bengek masa silam yang tampak ‘sangat terlambat’, Maia dengan emosi :-[ memberikan tanggapannya atas tangisan Mulan.

Sayangnya, kondisi ini diperparah :-$ dengan munculnya pengakuan Ahmad Dhani, yang jauh mengusik kehidupan di 10 tahun lalu. Beruntung, Maia memilih untuk diam dan tak lagi terpancing (Y) memberikan jawaban apapun, meski dirinya dihina dan dipermalukan.

Saat dikonfirmasi media, (H) Janda sukses berusia 40 tahun ini memilih menutup ‘masa lalu’ dan berbahagia dengan hasil kesabarannya selama 10 tahun, (L) yaitu mendapatkan kasih sayang yang pernah dipaksa hilang, yaitu Al El Dul

“Intinya, masa lalu sudah closed. Jadi kedepan saja. Kalau ke masa lalu, nanti colek-colek lagi,” :-P

“Namanya orang diuji, ada masa akhir dari ujian, (I) buah kesabaran kita sebagai manusia. Kenapa harus sabar, karena sehabis gelap tapi terbitlah terang,”

“Lebih baik saya menatap masa depan bersama anak-anak saja,” (Y)

Wanita asal Surabaya ini seakan ingin membuktikan lagi (H) hasil bahagia di akhir masa ujian, di kasus ‘terpisah dari anak-anak’. Bertahun-taun dipersulit, kini Maia bisa menuai hasil bahagia kala 3 putranya beranjak dewasa. (F)

“Dulu saya yakin, :-) anak-anak pasti kembali kepada ibu mereka,”

“Alhamdulillah sabar, anak tiga ini sekarang sudah kembali dekat dengan saya. (L) Jadi selalu ada untuk bersyukur, “

“Sekarang kami memiliki grup keluarga di WhatsApp (H) (tanpa Dhani—red.), jadi kami selalu berkomunikasi. Misalnya (saya) ada acara di mana, saya bertanya kepada anak-anak apa mereka bisa datang?’” :-)

“Dul sudah sama saya. (L) Al dan El sekarang sering menginap di Pejaten. Al sudah beberapa hari di sini, El baru kemarin datang. Rumah anak-anak ada dua, terserah ke mana hati mereka,” :-)