Marshanda Akui Ayahnya Hidup Miskin dan Kekurangan

Berita terbaru soal gegernya kabar Irwan Yusuf Pengemis, (K) dibarengi dengan pernyataan sang anak, Marshanda Akui Ayahnya Hidup Miskin dan Kekurangan.

Perceraian Rianti Sofyan dan Irwan Yusuf nyatanya bukan hanya membuat Caca depresi hingga didiagnosis bipolar, namun juga membuat hidup Irwan berantakan. :-$

Adriani Marshanda akhirnya angkat bicara perihal skandal ayah jadi pengemis yang menggemparkan 8O berita selebritis belakangan ini.

Dikonfirmasi media (K) usai menjenguk sang ayah di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (28/3/2016), Caca membenarkan pria kusam yang terjaring razia gepeng adalah ayah kandungnya. :-(

“Semalam aku dapat kabar dari temanku. (~) Dia kirim link berita tentang Papa dan ada fotonya, dan emang bener.”

“Tapi, aku enggak kaget sih, karena ini udah cerita lama di keluargaku,” :-$

“Ada yang nge-Whatsapp aku, bilang supaya sabar. :-S Sabar buat apa? Karena ini bukan sesuatu yang memalukan buat aku. Di mana pun juga Papa tetap papaku. Aku sayang sama Papa. (L) Aku menerima dia apa adanya dan orang-orang terdekat aku tahu itu,”

“Jadi buat aku ini malah good news ya :-) bisa ketemu Papa lagi.”

“Aku memang hilang kontak dengan papa hampir 2 tahun terakhir. :-( Kebetulan mama dan papa bercerai waktu aku umur 7 tahun, terus aku ketemu papa lagi waktu umur 15 tahun, :-S dan saat itu papa memang hidup agak susah dan berjuang sendirian,”

“Tapi beberapa kali ketemu papa beberapa tahun lalu, :-( hidup papa secara ekonomi memang minim sekali, hampir setiap ketemu kondisinya begitu,”

“Hidup papa secara ekonomi memang minim sekali. ;-( Keluarga besar papaku juga tanteku sudah membantu sebisa mungkin, begitu juga dengan aku membantu semampuku”

“Aku juga kan 2 tahun terakhir jarang bekerja, :-S jadi uangnya hanya terbatas buat aku dan keluargaku,”

“Aku juga berbagi hal-hal kayak gini biar masyarakat yang menilai. (I) Walau di masyarakat kejadian ini dianggap aib dan enggak usah di-share. Kalau Allah punya rencana besar, enggak perlu ditutupi.” :-)

“Buat aku ini enggak memalukan, :-) karena papa aku orangnya jujur meskipun dia kekurangan. Aku sayang papa, Aku percaya ada titik terang nanti,”