Masih Bolak Balik Jakarta, Bella Shapira Berencana Menetap di Makassar

Masih Bolak Balik Jakarta, Bella Shapira Berencana Menetap di Makassar (I) dan menjalani kehidupannya sebagai istri Panglima Kodam (Pangdam) VII/Wirabuana di Makassar, Sulawesi Selatan.

Sejak menikah dengan Mayor Jenderal Agus Surya Bakti, Bella memang memilih meninggalkan dunia entertainment (Y) dan fokus menjadi istri prajurit.

Bella Shapira bangga. (I)

Sang suami resmi menjabat Panglima Kodam (Pangdam) VII/Wirabuana di Makassar, Sulawesi Selatan (*) pada hari Senin, 2 November 2015 lalu, meski hal ini membuatnya :-) harus menetap di Makassar.

“Satu kata saja untuk mengambarkan keseluruhan dari isi hati sanubari saya adalah bangga. (Y) Karena saya lahir dari seorang prajurit dan menikah dengan seorang prajurit,”

“Dunia dulu dan sekarang seperti bumi dan langit, :-) tetapi tidak ada yang terlalu sulit jika kita berniat untuk belajar dan membuka hati. Seperti yang saya lakukan, akhirnya mampu beradaptasi meski memerlukan waktu,” ;-)

”Sekarang saya sibuknya lebih menjadi ibu rumah tangga, (L) ya pendamping suami,”

“Kangeeen syuting. Tapi, tidak mungkin saya meninggalkan rumah tangga lalu mengejar yang seperti dulu, (H) itu enggak mungkin. Bukan karena dibatasi, tapi karena kami sudah punya komitmen sebelum menikah,”

”Suamiku enggak perlu ngomong berulang-ulang setelah menikah. :-) Karena sudah tahu dan kami juga sama-sama dewasa,”

”Ha ha ha, :-D sekarang enggak kepengen lagi punya uang sendiri …, kan, mindset -nya sudah berubah sekarang, ya. Aku sekarang pendamping suami, jadi enggak mengejar yang seperti itu lagi. ;-) Saya memilih menikah dengan beliau, ya, semua itu pilihan,”

Wanita berusia 41 tahun yang menikah pada 30 Agustus 2013 inipun mengaku (I) masih terus berharap bisa dikaruniai momongan.

“Momongan yang kepengin banget :-D justru anak-anak (anak tiri Bella dari pernikahan terdahulu Agus -red). Buruan dong mami, padahal ini kan masih usaha,”

“Dengan usia segini saya ikuti saja, dijalani. Saya minta sama Tuhan, (I) berilah saya kesempatan untuk menjadi ibu. Ibu adalah kerjaan tendensi sosok yang mulia,”