Meninggalnya Susi Similikiti Istri Tukul Arwana Pada Usia 48 Tahun

Meninggalnya Susi Similikiti Istri Tukul Arwana pada usia 48 tahun :-O sempat mengejutkan berita selebritis.

Susiana sendiri meninggalkan :-( sang suami, Tukul Riyanto dan 3 orang anak mereka, Ega Prayudi, Novita Eka Afriana dan Wahyu Jovan Utama. ;-(

Berita duka perihal kematian Susiana atau yang lebih dikenal dengan nama populer Susi Similikiti (W) pada hari Selasa, 23 Agustus 2016 membuat Tukul Arwana, sang suami, syok.

Hingga Rabu, 24 Agustus dini hari, Tukul masih tampak menerawang, ;-( yang sesekali melihat ke arah jenazah sang istri.

Bendel, adik Tukul yang dikonfirmasi media, (K) mengungkapkan jika sang kakak belum bisa dikonfirmasi atas meninggalnya sang istri,

“Mas Tukul itu gelisah, mondar-mandir melihat ibu nggak bereaksi. :-S Sampai bilang, panggil dokter Firman yang dekat rumah tapi dokter lagi nggak ada. Akhirnya menyuruh bawa ke rumah sakit,”

“Mas Tukul masih shock, :-$ belum mau ngomong (ke media) masih sedih. Tapi beliau tegar,”

Hingga akhirnya, Tukul bersedia memberikan sepatah kata (K) usai pemakaman sang istri di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Rabu (24/8/2016). Meski sedih namun komedian kelahiran Purwosari, Semarang Utara, 16 Oktober 1963 ini tampak tegar. (Y)

“Istri saya habis salat (Maghrib) lalu bikin susu buat anak. ;-( Setelah itu sudah enggak ada (meninggal dunia),”

“Sama sekali enggak ada riwayat penyakit berat. Saya juga terkejut (meninggal dunia cepat), :-( gak ada firasat sama sekali. Dia juga gak ninggalin pesan apa-apa,”

“Maafkan istri saya (F) jika ada kata dan perbuatan baik yang disengaja maupun tidak disengaja semasa hidupnya. Sekarang saatnya kita yang masih hidup berbuat-lah sebaik-baiknya,” (Y)

“Karena kalau sudah seperti ini mau gimana? :-) Dan ini akan terjadi dengan kita semua (meninggal),”

Susiana sendiri meninggal dunia ;-( di kediamannya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Selasa 23 Agustus 2016 sekitar pukul 18.30 WIB. Diketahui memiliki riwayat penyakit asma sejak kecil, (I) Susi sempat dilarikan ke Rumah Sakit Brawijaya, Jakarta Selatan, namun sudah tidak tertolong.

Ega Prayudi, putra sulung (anak angkat) Tukul Susi sendiri menambahkan (K) jika sang ibu sempat memberikan firasat terakhir lewat Rendang bikinannya.

“Saya kaget banget karena kan saya lagi tugas di Jawa Timur. ;-( Kemarin pas saya pamit pulang dari Jakarta ke Surabaya, ibu masih sehat,”

“Beliau sering WA dan BBM saya dan mengingatkan untuk tidak lupa salat. (~) Saya juga suka bilang sama Ibu untuk tidak terlalu capek karena Ibu punya asma,”

“Waktu saya kuliah, ibu pengin anaknya jadi anggota polisi. (I) Dan sekarang saya sudah tetap dan lulus, ibu senang. Waktu pengajian kemarin dipamerkan (depan teman),”

“Dia minta saya untuk hati-hati dan nggak usah aneh-aneh. :-( Karena katanya walau kerja di kepolisian tapi banyak yang nggak suka,”

“Saya dinas kan Jawa Timur, waktu lebaran ibu berjanji bikin rendang. :-) Nah, kemarin baru dikirim buat saya, kemarin adik ulang tahun, terus ibu bilang ada rendang di kulkas. Setiap lebaran suka rendangnya ibu, saya sering minta dibuatkan rendangnya. ;-( Tetapi baru kali ini dikirim lagi. Ternyata itu buatan ibu yang terakhir untuk saya,”

Prosesi pemakaman alm.Hj Susiana sendiri dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, (I) dan banyak pelawak senior srimulat seperti Tarzan, Derry 4 Sekawan, Kadir, Polo, Joko Dewo, H.Memed Mini, Yetty Betet, Qubil AJ, Helmy Yahya serta puluhan komedian lain, (H) termasuk Peppy dan Vega Darwanti.

Bahkan, beberapa pengemudi ojek online, Grab Bike ikut mengantarkan mendiang Susi. (Y) Awalnya, ratusan komunitas Grab se-Jabodetabek ingin datang, :-( yang sayangnya salah komunikasi jam pemakaman.

“Kami kawan-kawan Grab se-Jabodetabek datang sebagai rasa solidaritas. (I) Karena kemarin mas Tukul sempat datang melayat saat istri dari salah satu rekan driver Grab yang meninggal. (Y) Jadi sekarang kami datang untuk menghormati mas Tukul dan istri,”

“Tadi saat kami sampai di rumah duka ternyata sudah sepi. :-( Kami awalnya dapat informasi kalau pemakaman jam 10, ternyata dimajukan. Akhirnya sebagian kawan-kawan saya cancel. Kasihan soalnya sudah jauh-jauh :-) jadi biar kami saja yang hadir mewakili.”

“Mas Tukul suka bersosialisasi di lingkungan masyarakat (Y) apalagi dia suka nongkrong bareng rekan Grab di wilayah selatan. Pokoknya dia sosok yang enggak lupa sama orang-orang kecil meskipun dia sudah terkenal,” :-)