Open House di Markas Slank Hari Ketiga Lebaran Tanpa Salam Tempel

Open House di Markas Slank Hari Ketiga Lebaran Tanpa Salam Tempel (E) memang rada berbeda dari biasanya.

Lantaran pernah ricuh hingga ada yang terinjak, Bagi bagi Angpao pun ditiadakan di moment kumpul Slankers. :-O

Bimbim Slank berbagi cerita (K) perihal moment Lebaran bagi para personel Slank.

Jika para selebritas menerima job Hari Raya dengan bayaran tinggi, (8) Slank justru memilih untuk berada di Rumah dan berlebaran bersama keluarga besar. (L) Ajang silaturrahmi menjadi moment berharga ketimbang pundi rupiah.

“Lebaran nggak ambil job, bisa dikutuk sama nenek nanti.” ;-)

“Silaturahim lah kalau Lebaran. (F) Ke keluarga bokap, ibu dan mertuaku.”

Bimbim sendiri lantas menambahkan jika Markas Slank di gang Potlot akan dibuka (I) untuk para Slankers pada hari ketiga Lebaran, lantaran memberi kesempatan Slankers (L) untuk berlebaran bersama keluarga terlebih dahulu.

Ditambahkan pula, tradisi berbagi ‘salam tempel’ alias angpao alias THR pun terpaksa dihapuskan :-$ lantaran pernah ricuh.

“Kita selalu open house di Potlot ke hari ketiga. (I) Kalau pada datang hari pertama gue marahin, ‘heh, enggak ngumpul sama keluarga lo?’,”

“Kita dulu selalu setiap Lebaran kumpulin uang kecil, (E) sampai suatu saat Potlot jadi chaos gara-gara bagi uang. Sampai ada yang keinjek-injek,”

“Akhirnya kita mutusin enggak pernah kasih angpao lagi. :-S Mendingan kita langsung datengin saja ke panti. Takut jadi riya juga kan bahaya,”

“Kalau ke panti, caranya lebih aman. Enggak desak-desakan, lah,” (H)