Operator Sound : Diinjak Kepala, Diminta Cium Kaki Ustadz Hariri

Gosip selebritis masih heboh dengan :-S Operator Sound : Diinjak Kepala, Diminta Cium Kaki Ustadz Hariri.

Video Ustaz Hariri Ngamuk :-[ yang beredar luas memang cukup mencengangkan. Sangat disayangkan,  sang "Ustadz" tidak bisa menahan amarah dihadapan anak kecil :-O dan jamaahnya hanya karena diteriaki dan ditantang petugas sounds.

Ustad Hariri Membela Diri. (H)

Disebutkan bahwa vidio berdurasi tiga menit tersebut tidak lengkap :-$ sehingga terlihat dirinya satu-satunya pihak yang "emosi". Peristiwa ini sendiri terjadi bulan Januari (E) di daerah Nagrak, Kabupaten Bandung,

"Iya, itu saya" :-)

"Saya nggak marah." ;-)

"Itu beritanya sepotong-sepotong, nggak ada awalan dan nggak ada akhiran. (H) Jadi tanggapannya beragam, ditambah audio yang buruk, dan yang dipakai bahasa daerah, :-( jadinya multiintepretasi,"

"Saya bukannya menendang tapi mengunci, :-D saya bilang jangan kemana-mana sampai saya selesai ngomong,"

"Waktu itu saya hanya minta audionya diangkat, saya malah diteriakin. :-[ Reaksi orang-orang jadi heran, saya juga heran. Dia orang kampung setempat, dia cenderung menantang. :-S Ketika saya tanya, dia malah nantang, saya bilang daripada teriak-teriak mending minta maaf,"

Pemilik nama KH. Rd. M. Hariri Abdul Aziz Azmatkhan ini sendiri menduga :-S jika sang petugas sound sedang dalam keadaan mabuk sehingga berani menantangnya :-[ sambil berteriak di tengah jamaah. Meski demikian, Hariri menyatakan (K) tidak pernah meminta orang tersebut untuk mencium kakinya.

“Lalu sebagian santri melihat dia bawa botol arak,” (D)

“Dia sudah minta maaf, (H) itu kejadiannya satu bulan yang lalu, masalahnya sudah selesai saat itu juga. Dia juga setelah kejadian itu kembali seperti semula,” ;-)

“Saya yakin, saya berani bersumpah, saya tidak minta cium kaki, (I) enggak ada niat seperti itu,”

“Saya malah mendoakan dia :-D supaya panjang umur, supaya berkah, supaya sukses, bisa naik haji,”

“Saya nggak takut (imej negativ di masyarakat -red), (H) saya sudah merasa terhormat bisa menjadi seperti sekarang. Tapi saya juga manusia biasa :-) bukan mahluk mulia. Saya juga minta maaf karena sudah membuat semua orang beranggapan seperti itu,” (H)