Rekor Sinetron Terpendek Asha Shara, Hanya 6 Hari Langsung Dibungkus

Rekor Sinetron Terpendek Asha Shara, Hanya 6 Hari Langsung Dibungkus :-$ menjadi curhatan soal persaingan industri sinetron yang makin ketat.

:-( Kesedihan Asha Syara sendiri dipaparkan kala membandingkan persaingan sinetron 10 tahun silam, dengan masa sekarang yang hanya mengejar rating dan langsung di’cut’ jika terpuruk. :-[

Selebriti muda Ochi Rosdiana (K) sempat berkeluh kesah tentang persaingan industri sinetron kala disebut 'kacang lupa kulit' saat dirinya memilih hengkang dari rumah produksi yang menggawangi sinetron 7 Manusia Harimau :-S dan memilih Amanah Surga Production dengan sinetron Anak Menteng.

Nyatanya, Asha Shara yang tergolong senior pun :-O mengungkapkan fakta yang sama.

(F) Populer dengan tokoh Munaroh di sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekkah, yang tayang selama 1,5 tahun, Asha justru terjungkal :-$ kala bermain dalam sinetron Trio Ubur-Ubur Mengejar Cinta (TUUMC). Tayang perdana 18 Januari, sinetron ini dibungkus pada 24 Januari, :-O lantaran tak bisa menyaingi sinetron legenda, Anak Jalanan.

“Main di sinetron Anak Menteng enggak lama, (I) karena saya langsung ditarik ke sinetron Trio Ubur Ubur Mengejar Cinta.”

“Ternyata TUUMC enggak lama tayang langsung bungkus (berhenti). :-( Memang waktunya tidak sesuai yang diharapkan. Semua juga pada minggir. Saya enggak menyesal juga,”

“Tapi, terus terang saya syok.” :-$

“Sinetronnya cuma sebentar karena head to head dengan lainnya (sinetron Anak Jalanan RCTI) :-S memang lagi ketat banget. Itu sinetron terpendek :-$ yang pernah saya bintangi selama 14 tahun berkarier,”

“Kami mundur secara terhormat, karena ada beberapa sinetron lain yang memang sudah tumbang sebelumnya. ;-( Ya sudah lah memang rezekinya cuma sampai di situ,”

“Sekarang sadis persaingannya. :-( Bukan persaingan antara artisnya, tapi memang industrinya sekarang sadis.”

“Dulu lebih santai. Sekarang enggak bisa lagi begitu. Maunya cepat. (W) Lima hari enggak take over (sinetron lain yang ratingnya lebih bagus) bisa berhenti. :-( Mereka enggak mau menunggu,”