Roy Suryo dan Farhat Abbas Saling Sindir

Daisy ManoKelanjutan Kasus Manohara kembali membuat panas perseteruan musuh lama, Roy Suryo dan Farhat Abbas. Belom kelar nasib Hotman Paris dan OC Kaligis Berantem dan saling lapor ke Peradi, kali ini berita selebritis bawa kabar Roy Suryo dan Farhat Abbas Saling Sindir. Musuh bebuyutan ini emang ga’ pernah akur sejak jaman lawas. Nah, pangkal masalah kali ini adalah menyebarnya bukti penyiksaan manohara yang oleh Farhat Abbas dipastikan disebar dengan sengaja sama Roy Suryo supaya ikut ngetop. :-O

Memang ga’ jelas apa maksud Roy Suryo menyebar Foto Visum Luka Penyiksaan Manohara pada publik, tapi yang jelas, tindakan ini udah bikin panas dingin pihak Manohara. Daisy Fajarina awalnya meminta bantuan Roy untuk memastikan kebenaran foto sayatan manohara, tapi entah kenapa tanpa seijin pihak Mano, anggota DPR RI itu mempublikasikan pada publik. ;-)

Farhat Abbas :

Pengacara baru Manohara, Farhat Abbas

Pengacara baru Manohara, Farhat Abbas dengan yakin menyebut bahwa Roy Suryo Penyebar Foto Penyiksaan Manohara, dan suami Nia Daniati ini juga nambahin kalo sikap Roy sangat tidak etis. :-S

“Ya, Mano dan Ibundanya keberatan dengan sikap tidak etis Roy Suryo. Seharusnya yang memberi keterangan itu seorang dokter, lah kok Roy Suryo yang katanya ahli telematika. Seharusnya dia tidak boleh menyebarkan kecuali ibu Daisy dan keluarga Manohara yang menyebarkan,”

“Ibu Daisy hanya menanyakan foto milik putrinya asli atau palsu. Tapi justru disebarkan oleh Roy Suryo, itu gak etis karena itu foto telanjang. Kalau dia hanya menjelaskan tidak apa-apa, tapi dia telah memperlihatkan gambar-gambar vulgar yang memperlihatkan buah dada. Itu merupakan gambar aslinya Manohara,”

“Ibu Daisy merasa marah, muak, dan benci,”

Itu modus Roy Suryo karena krisis eksistensi. Dia senang kalo ada yang laporin, masuk tv deh.

Roy Suryo :

Pakar Telematika Roy Suryo

Roy Suryo yang dikonfirmasi gosip artis mengaku meradang begitu mendengar komentar Farhat Abbas. Sama seperti dalam kasus perseteruan keduanya di masa lampau, perang sindiran pun dimulai. Pakar Telematika Roy Suryo balik menyerang Farhat sebagai caleg gagal. (H)

“Saya memang telah diminta keluarga Mano, untuk membantu mengungkapkan keaslian foto-foto, yang memperlihatkan luka-luka pada tubuh Mano akibat dugaan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, Tengku Muhammad Fakhry, putra Raja Kelantan, Malaysia.”

“Ini untuk menguatkan hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter ahli forensik Pak Mu’nim Idries. Saya diminta untuk meneliti keaslian foto tersebut dan mengungkapkan metadatanya,”

“Manohara sendiri lah yang memilih dan mengkopinya foto-fotonya tersebut. Karena menurut saya terlihat bagian-bagian yang terlalu pribadi, saya malah menganjurkan untuk mencropping-nya supaya tidak terlalu vulgar. Jadi yang mana dibilang foto telanjang,”

“Saya kasihan kepada Mano dan ibunya, pengacara begini yang justru nantinya akan merugikan kliennya. Ngomongnya ngawur. Itu omongan seorang pengacara yang enggak ngerti hukum. Seorang caleg yang gagal,”

“Tudingan menyebarkan foto-foto telanjang Mano sangat tidak mendasar. Saya memang pernah memperlihatkan foto-foto itu dalam sebuah wawancara dengan salah satu stasiun televisi swasta. Ceritanya, Sehari setelah pertemuan dengan ibu daisy dan mano, saya diwawancara live di TV One, di sana ada lawyer yang asli, Hotman Paris Hutapea. Kalau ada foto-foto yang saya tunjukan, itu foto yang sama diperlihatkan Manohara kepada media sebelumnya,”

“Saya menjamin bahwa tak ada satu pun media yang mendapatkan copy file digital foto-foto Mano. Banyak wartawan dan infotainment yang meminta filenya, tapi saya tolak. Jika saya memberinya, berarti saya ikut menyebarkan. Berbeda ketika wartawan merepro atau mengambil gambar dari laptop saya,”

“Saya ini bukan orang bodoh,”

Jadi saya minta Farhat lebih baik belajar hukum dan bertobat kepada Allah karena gagal jadi caleg,

Walah, kasusu manohara emang ruwet dan memanjang, eittss.. tapi jangan sampai ketinggalan berita Sinetron Manohara RCTI yach ;-)

Chee-U .^_^.

Berita via Surya, Kompas