Saling Lapor, Kevin dan Ganindra Bimo Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

Saling Lapor, Kevin dan Ganindra Bimo Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan :-O jadi perkembangan terbaru Kasus Bimo dan Kevin.

Berawal dari kesalahpahaman dijalan raya, dan enggan didamaikan Polantas, :-S keduanya memilih membuat laporan kepolisian.

Insiden pemukulan yang terjadi antara Ganindra Bimo dan Kevin Rahsyid Yusuf :-[ terjadi Kamis, 18 Februari 2016 lalu di Jl. Raya Lenteng Agung, Tanjung Barat.

Menurut keterangan polisi, (K) Kompol Sri Bhayakari, SH, MH, di Kapolsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, baik Bimo maupun Kevin sama-sama memasukkan laporan penganiayaan. (E)

“Berawal tadi pagi jam 09.00 WIB, dua orang ini naik kendaraan roda empat, saling salip, :-S salah paham, cekcok, adu mulut, saling pukul. Diselesaikan oleh Polantas tak mau. :-$ Di sini saling buat laporan. Kami sudah terima laporan dan sudah lakukan visum,”

“Kedua belah pihak saling pukul, (H) jadi saling menjadi korban pemukulan”

“Untuk sementara, menurut pengakuan KRY yang pukul GB pertama. :-S Ini pemeriksaan sementara ya. GB mengalami luka cekik dan kepala kiri kena pukul. Yang kita lihat ada cakaran di leher. Pengakuannya, GB dicekik lehernya, dipukul kepala kiri depan. :-S Kalau KRY itu memar di mata kiri memang kelihatan, ya,”

Kasus inipun menjadi panjang, :-O usai pihak Polsek Metro Jagakarsa, Jakarta Selatan menetapkan Bimo sebagai tersangka, pun dengan Kevin yang juga dilaporkan Bimo. (K) Kapolsek Metro Jagakarsa, Kompol Sri Bhayangkari ketika dihubungi media, Senin (22/2/2016) malam, mengungkapkan perkembangan kasus penganiayaan ini.

“Dari dua laporan yang diterima, kami telah menetapkan mereka (Bimo dan Kevin) (I) sama-sama sebagai tersangka atas dugaan kasus penganiayaan,”

“Pasalnya sama, 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan.” (~)

“Sementara ini keduanya tidak ditahan.” (H)