Sandy Tumiwa Ditangkap Polisi, Diborgol dan Menangis Histeris

Berita artis bawa kabar mengejutkan soal :-O Sandy Tumiwa Ditangkap Polisi, Diborgol dan Menangis Histeris.

Penangkapan Sandy sendiri terkait investasi bodong yang dilaporkan Annisa Bahar sejak 10 Juli 2012 lalu. (~)

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti, (~) memberikan keterangannya di Direktrorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kamis (26/11) (O) terkait penangkapan Sandy Tumiwa yang dikhawatirkan akan melarikan diri lantaran tak mempunyai tempat tinggal tetap.

“Dit Reskrimum Polda Metro Jaya menangkap artis Sandi M.I Tumiwa (I) atas dugaan kasus penipuan. Dia mengaku bisnis batubara,”

“Tadi pagi pukul 07.00 WIB (O) penyidik mendapat informasi kalau Sandi menginap di LENA RESIDENT kamar 27 daerah Palmerah. Ybs baru pulang dari Bandung sehingga tidak kembali ke kosan (E) yang berada di Tebet Barat VIII no 41 jaksel.”

“Ditangkap karena penipuan dan penggelapan. :-[ Yang dirugikan 25 orang dengan nominal bermacam-macam. Modusnya menawarkan bisnis dijanjikan keuntungan besar. Kemudian orang-orang itu diminta mencari orang lagi. :-S Uangnya setelah terkumpul dimainkan untuk forex atas nama dia sendiri. Bisnisnya abal-abal lah. (W) Saat dimintai pertanggungjawaban tidak ada,”

“Kenapa kami lakukan penangkapan dan penahanan karena yang bersangkutan tidak jelas tempat tinggalnya. :-[ Dia ngekos dan kami khawatir melarikan diri. :-S Kami tangkap di Hotel di kawasan Palmerah karena kami cari di kosannya tidak ada,”

“Dana yang terkumpul kurang lebih Rp 7 milyar dan para tersangka :-[ tidak dapat mengembalikan dana para investor,”

Sandy Tumiwa sendiri mengungkapkan kekecewaannya :-$ dengan prosesi penangkapan dan dituding ‘kabur’ di ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Kamis (26/11/2015). ;-( Dengan histeris, suami Diana Limbong inipun menangis tersedu.

“Saya kemarin di rumah sakit, saya juga nikah, saya harus kasih tahu mertua, :-( makanya saya ke Bandung, itu cuma sehari.”

“Malamnya telepon penyidik. Saya bilang datang jam 08.00 WIB pagi. (T) Saya kalau dipanggil ya datang, saya apa adanya. Saya janjian ke penyidik,”

“Saya mau bagaimana, :-S saya kontrak striping, karena ada masalah ini jadi susah. Saya harus tabah, pasangan kemarin tinggalin saya, gugat cerai saya, tapi selalu ada gantinya, saya syukuri. (F) Setelah inkrah, rumah itu diserahkan ke anak.”

“Kenapa pindah-pindah, ;-( memang saya enggak punya rumah, kan rumah buat anak-anak, saya bingung,”