Selamat Hari Natal 2009

Gambar Merry ChristmasUcapan Selamat Hari Natal 2009 dengan tulus disampaikan Oktavita.com untuk para umat yang merayakannya. :-)

Kalau kalian masih pengen kirim-kirim (E) Gambar Natal ataupun Ucapan Merry Christmas, silahkan, masih ada waktu. Tapi, buat yang pengen baca-baca soal uraian makna dibalik perayaan ini, yuuk terusin bacanya. ;-)

Makna Natal :

  • Tema peringatan Hari Natal tahun 2008 lalu (O) adalah “Hidup dalam Perdamaian dengan Semua Orang”.

Pdt Jantje Kanipa, STh, Gembala Sidang Jemaat Gereja Kristen Nasarene Nehemia Abepura :-) memberikan sedikit wejangannya di Jayapura pada perayaan tahun lalu.

“Makna utama dari perayaan Hari Natal adalah berdamai (Y) dengan diri sendiri dan juga dengan orang lain.  Artinya, sebelum seseorang berdamai dengan orang lain, terlebih dahulu orang itu harus bisa berdamai dengan dirinya sendiri,” (*)

“Tetapi kalau setiap orang belum memiliki damai itu di dalam dirinya sendiri, :-( maka sulit untuk bisa berdamai dengan orang lain,”

Pohon Natal

  • Di tahun ini, Tema Natal 2009 adalah “Tuhan Itu Baik Kepada Semua Orang”. (I)

Menurut Pastor Ignatius Widodo di hadapan ribuan umat Khatolik Biak, (H) umat Kristiani diharapkan dapat mempraktikkan tema ini di dalam kehidupan masing-masing.

“Melalui perayaan Natal kita harapkan akan terus menerus tercipta kedamaian :-) serta membimbing para pengikut ajaran Yesus Kristus menjadi pembagi terang bagi semua orang di dunia ini,”

Pesan Natal PGI-KWI 2009 : (~)

Tema Natal kita tahun ini adalah: “Tuhan itu baik kepada semua orang.” :-)

Tema ini hendak mengingatkan kita, bahwa sesungguhnya Allah menciptakan manusia menurut gambar dan citra-Nya[2]. Allah adalah Allah bangsa-bangsa[3]. Ia tidak hanya mengasihi Israel saja, tetapi juga Edom, Mesir, bahkan semua bangsa-bangsa.  (Y)

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia”.[4]

Allah mengasihi dunia dan manusia yang hidup di sana dan manusia diperintahkan-Nya untuk mengolah dan menaklukkannya.[5] (I)

Sebagaimana kelahiran Yesus Kristus adalah bagi semua orang, maka umat Kristiani pun hidup bersama dan bagi semua orang. “Semua orang” adalah siapa saja yang hidup dan bertetangga dengan kita, tanpa membeda-bedakan, sebagaimana Allah, Bapa di surga, juga menyinarkan matahari-Nya dan menurunkan hujan-Nya kepada semua orang tanpa membeda-bedakan.[6] (H) Di dalam interaksi kita dengan sesama, pemahaman ini meliputi semua bidang kehidupan. Yesus Kristus memerintahkan, agar kita mengasihi sesama seperti diri kita sendiri.[7] Itulah hakikat inkarnasi Ilahi di dalam diri Yesus Kristus yang adalah Manusia bagi orang lain. Kelahiran Yesus Kristus mendasari relasi kita dengan orang lain. Maka kita menjalin relasi dengan sesama, tanpa memandang suku, ras, agama dan golongan. (Y)

Perayaan Natal

Pernyataan Pendeta Jantje Kanipa yang dikutip Oktavita.com : (H) Setiap orang yang taat pada ajaran Yesus Kristus, ketika merayakan Natal pastilah akan bertambah keimanan di dalam hati sanubarinya, karena dia menginspirasi kelahiran sang juru selamat dunia. (Y)

Sekali lagi, Selamat Merayakan Hari Natal. Happy Holiday :-) Oh iya, jangan ketinggalan buat baca Kado Natal Cathy Sharon yach. ;-)

Chee-U .^_^.