Sidang Perdana Eddies Adelia, Karena Terima Uang Belanja 1 M Setahun

Sidang Perdana Eddies Adelia, Karena Terima Uang Belanja 1 M Setahun (I) masih jadi pemberitaan di banyak media berita artis.

Penahanan Rumah bagi Eddies Adelia pun diajukan (~) lantaran sejak semula Eddies tidak tahu menahu kasus sang suami.

Sidang perdana Eddies Adelia (I) digelar di Pengadilan Negeri Jakarta atas kasus dugaan tindak pencucian uang akibat penipuan investasi 25 Milyar yang dilakukan sang suami, Ferry Setiawan. :-$

Sejak menikah 20 Oktober 2012 silam, (L) Eddie mengaku memang sering diberi hadiah mewah. Mulai dari tas Hermes seharga Rp.250 juta, mobil mewah seharga Rp800 juta dan uang belanja bulanan senilai Rp.100 juta perbulan. :-O Namun, ini dianggap wajar lantaran profesi suami sebagai pengusaha dinilai berpenghasilan cukup besar. ;-)

“Itu biasa, :-) namanya juga pemberian nafkah dari suami,”

“Saya dapat Rp 1 miliar setahun itu dari suami saya, dia punya bisnis dan punya kerjaan jelas, (Y) Coba artis lain yang dapat Alphard tapi bukan dari suaminya dan gak diapa-apain, :-[ ini bagaimana,”

“Suami saya itu pengusaha, (I) saya tahu dia dapat uang mungkin dari proyek-proyeknya, kalau gak jelas gak mungkin saya nikahin dia, kami pendekatan lama sebelum menikah,” (H)

Ina Rachman, kuasa hukum Eddies sendiri menambahkan (K) jika dalam sidang perdana ini, pihaknya meminta pengalihan penahanan dari lapas ke rumah klien. Pun mengomentari perihal tuntutan JPU di persidangan. (~)

“Tadi kami ajukan (E) status pengalihan penahanan secara hukum. Kami tidak ajukan penangguhan penahanan, hanya pengalihan. Artinya pemindahan tahanan menjadi rumahnya,” :-)

“Pasal 31 KUHAP dimungkinkan seseorang (K) untuk pengalihan penahanan. Pasal 21 berkaitan dengan alasan-alasan penahanan, alasan subyektif dan obyektif, pasal 22 ada macam-macam penahanan. Artinya penahanan itu tidak hanya tahanan kota dan rutan, tapi ada tahanan kota dan tahanan rumah ,” (I)

“Kalau kita lihat dari sisi Eddies, :-S seharusnya layak dikabulkan permohonannya. Dia enggak tahu menahu kasus suaminya, Ferry, yang berprofesi sebagai pengusaha batu bara. Kemudian nafkah perbulan 100 juta itu sangat wajar,” (H)

“Masa suaminya pengusaha, Eddies bawa-bawa tas kresek, :-$ kan enggak mungkin. Namanya juga perempuan, pengin pakai tas bagus. Yang Eddies tahu Ferry berprofesi sebagai pengusaha batu bara. (I) Kemudian memberikan nafkah perbulan Rp 100 juta itu sangat wajar,”

“Kecuali Ferry ini pegawai negeri, :-$ kasih Rp 100 juta perbulan, atau bupati, dan menteri atau siapa, kan ketahuan penghasilannya setiap bulan. Saya pikir alasan menduga terkait dengan TPPU itu sangat lemah,”  :-S