Surat Marshanda Curhat Soal Sienna dan Jawaban Buka Hijab

Gosip seleb masih heboh dengan bahasan (~) Surat Marshanda Curhat Soal Sienna dan Jawaban Buka Hijab yang masih terus dipertanyakan hingga kini.

Vakum saat hamil dan melahirkan serta membesarkan Sienna memang jadi pengabdian terindah (L) bagi Marshanda, meski setelahnya sosok Sienna “direbut” usai putusan perceraian. (U)

Andriani Marshanda kembali menumpahkan (K) isi hatinya lewat media sosial.

Kali ini, (I) Cacha mencoba mengungkapkan bahwa dirinya sempat ‘terpuruk’ lantaran harus kehilangan waktu bersama Sienna Ameera Kasyafani. Hak Asuh Anak yang jatuh pada Ben Kasyafani memang membuat Sienna tinggal bersama sang ayah. ;-(

Namun, meski hingga kini dirinya sesekali masih terluka :-$ dengan “hilangnya waktu emas bersama Sienna” tapi Cacha mengaku sudah ikhlas dengan waktu berharganya untuk bertemu putrinya saat ini. (Y)

Kekasih Egi John inipun mencoba (K) menyelipkan jawaban untuk para netizen yang masih terus menghujatnya lantaran “melepas hijab”. Disana tersirat, untuk masalah keimanannya, biarlah hanya dirinya dan Tuhan yang tahu.  (I)

Dari hati yang paling dalam, aku sungguh ngerasa bahwa nggak ada gunanya orang lain tau dan ngeliat betapa dulu aku luka dan hancur (dan sekarangpun juga, walaupun cuman sesekali) karena kehilangan anakku dari kehidupan aku.

Dari pengasuhan yang tadinya 100% aku jalanin dengan nikmat selama setahun penuh dari ia lahir, dan menjadi berkurang drastis kaya sekarang.

Sebagai seorang ibu, aku nggak perlu nunjukin air mataku atau even menorehkan ke dalam kata-kata, seperti apa realita yang aku hadepin. Orang-orang gak perlu tau, gimana perjalanan aku yang aku ngerasain mati, hidup lagi, and then mati lagi karena emang seharusnya mati, tapi habis itu aku dibuat hidup lagi.. Tanpa tau alasannya buat apa. Seluruh perjalanan itu hingga aku sampai di tahap “menerima”.

Aku gak butuh lebih ada orang lagi untuk khawatirin aku. Mereka ngga perlu worry. Nggak usah ada yang ikutan lagi sakit hati atau khawatir. Please, ga usah. Jangan.. Aku udah janji dan aku nunjukkin kalo aku nggak apa-apa. Aku sekuat ini.. Dan, see? Saat ini aku selalu dipenuhi dengan rasa syukur atas kehidupan yang luar bisa dan belajar menjadi lebih bijaksana.. Pelajaran yang aku yakin, nggak akan bisa aku dapetin dari manapun selain dari semua pengalaman kemarin ini.

Aku bersahabat dan bergenggaman kuat sama satu-satunya Allah. Tuhanku Yang Maha Kuasa, Maha Penyayang. Itu, adalah satu hal yang buat aku kuat dan masih terus maju sampai sekarang. Aku ngga pernah ngebela diri aku, tidak sedikitpun sedikitpun. Buat apa? Kebenaran akan apa yang aku rasain, itu hanya untuk hati dan jiwaku yang ketahui dan bisa pelajari hikmah indahnya.

Aku belajar satu hal lagi yang lebih luar biasa. Bahwa semakin kita ngerasa perlu menunjukkan keyakinan kita, semakin itu menunjukkan kenyataan bahwa pegangan kita nggak kuat.. karena kita penuh dengan ketakutan. Tapi, semakin kuat hubunganmu dengan Tuhan semakin kamu ngerasa ngga butuh menunjukkannya ke siapapun orang lain di luar diri kamu sendiri. Aku percaya sepenuh hati.. Bahwa Allah lebih besar dan lebih mencintai hamba-Nya.. Dari yang siapapun di dunia ini yakin ia ketahui.. – 9 November 2015