Surat Tengku Fakhry Untuk Manohara Berisi Ancaman

Tengku FakhryBerita Selebriti bawa kabar baru soal Kelanjutan kasus manohara. Setelah ribut dengan membeberkan bukti struk belanja manohara dan bukti pemberian barang mewah, kali ini Surat Tengku Fakhry Untuk Manohara Berisi Ancaman dikirimkan. Surat ini dilayangkan Tengku Muhammad Fakhry melalui kuasa hukumnya yang ada di Jakarta. Surat Fakhry ini dianggap sebagai bahan lawakan bagi pihak mano dan tim kuasa hukumnya. :-S

Surat Fakhry Buat Manohara berisi himbauan agar Mano yang masih jadi istrinya untuk pulang ke Kelantan Malaysia, sebelum 2 Juli 2009. Jika tidak, akan menjadi masalah hukum. :-O

Foto YAM Temenggong dan Cik Puan Temenggong :

YAM Temenggong dan Cik Puan Temenggong

Isi Surat Ancaman Fakhry Untuk Manohara :

Kepada

Manohara Odelia Pinot

Cik Puan Temenggong Kelantan

Sekiranya isteri saya yang tersebut di atas tidak kembali taat kepada saya sebagaimana arahan yang tersebut di atas selewat-lewatnya pada atau sebelum 2hb Julai 2009, dikutip oktavita.com, maka saya tdk akan teragak-agak untuk melaksanakan apa jua hak saya di sisi hukum syarak dan undang undang tanpa merujuk terlebih dahulu kepada isteri saya yang tersebut di atas. Saya menegaskan bahawa sesungguhnya tempat seorang istri adalah di sisi suaminya.

sekian wasalam

yang benar

Tengku Muhammad Fakhry Ibni Sultan Ismail Petra

Tengku Temenggong Kelantan

Farhat Abbas yang dikonfirmasi gosip artis di lantai 18, Gedung Sumitmas, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, mengaku tidak bergeming sama sekali. Pihaknya bahkan menegaskan bahwa Mano sama sekali tidak mau kembali ke Kelantan. (H)

“Surat ini kita anggap sebagai lawakan. Kita santai aja. Namun, apabila ada jaminan keselamatan dari Indonesia, kita akan kesana,”

Fakhry :

Tengku Muhammad Fakhry

Untuk surat cinta yang juga surat ancaman dari Tengku Temenggong Fakhry sendiri, Manohara sudah menyiapkan jawabannya. Manohara Odelia Pinot yang keukeuh menolak untuk pulang menemui suaminya, Tengku Muhammad Fakhry di Kelantan Malaysia, akhirnya membuat surat balasan untuk Fakhry dalam bahasa Inggris. (Y)

Surat Balasan Dari Manohara Untuk Tengku Fakhry :

To :

Tengku Muhammad Fakhry

you are not intitled to have the protection of syariah law, since you yourself continuesly committed variour acts against the syariah law.

syariah law will never protect a man who :

-abandones your mother in law on the runway

-continuestly torture his wife

-constantly embarrass his wife

-vilations against human right

syariah law will also never a knowledge the existence of a man with embarrassing behavior of showing the bills of the very small gift to the media, given by a husband to a wife.

under syariah law or any in any law of civilized country, a husband has the obligation to respect, love and protect his wife, not on the contrairy as you have done humiliating me, cited by oktavita.com, disrespected me, even physically abusing me on almost a daily basis. You’ve asked me to act as a wife according to the syariah law but you yourself acted against the syariah law.

from me

Manohara Odelia Pinot

(Surat balasan Manohara ini ditunjukkan langsung oleh Daisy Fajarina saat konferensi pers membahas soal Surat Kiriman Tengku Fakhry. Surat ini juga telah beredar di tayangan layar kaca).

Manohara di Jakarta :

Manohara Odelia Pinot

Isi Surat Jawaban Manohara menjelaskan bahwa Fakhry adalah suami yang tak bertanggung jawab dan berprilaku semena-mena terhadap dirinya, yang berstatus istrinya. Harga diri dan martabatnya sebagai manusia dan perempuan pun sudah terinjak-injak Fakhry secara universal maupun agama Islam. :-S

“Mano tak mungkin kembali ke Malaysia. Suami macam apa yang memperlakukan istrinya seperti ini. Apa pun yang terjadi nanti, Mano sama sekali tidak takut dan malah merasa kuat menghadapi semuanya,”

“Ini personal tanggapan jawaban dari Fakhry, saya Mano disuruh pulang sebelum tanggal 2 Juli 2009, Mano tak mau. Dulu ikhlas kenapa mesti balik,”

“I’m nof fear. I’m here just standing strong. He have a control over of my life,”

Daisy Fajarina sekaligus ibunda Mano dan mertua Tengku Fakhry sendiri mendukung apa yang diputuskan sang putri. :-)

“Ini terbukti bahwa Tengku Fakhry menjadikan Mano sebagai mainan. Buktinya dari surat yang dikirim Tengku sampai hari Minggu (28/6) kemarin, melalui kuasa hukumnya yang di Jakarta. Dia meminta Mano pulang karena masih isterinya menurut syariat islam, padahal sebagai suami, dia sudah banyak melanggar syariat islam itu sendiri.”

Chee-U .^_^.