Tanah Warisan Ayah, Masayu Tak Mau Keluar Dari Rumah Cipete

Tanah Warisan Ayah, Masayu Tak Mau Keluar Dari Rumah Cipete :-S jadi alasan untuk tetap tinggal meski mantap bercerai.

Pernikahan yang digelar pada 6 Juli 2008 (F) dan dikaruniai putri bernama Samara Anaya Amandari pada 19 Oktober 2009, kini memang sedang diujung tanduk. :-$

Persidangan cerai Masayu Anastasia dan Lembu Wiworojati (U) di Pengadilan Agama Jakarta Selatan masih terus bergulir.

(K) Kabar terbaru menyebutkan jika Lembu mengakui adanya perselisihan dalam rumah tangga mereka, :-( namun, dirinya keukeuh ingin mempertahankan pernikahannya dan tetap membangun sebuah keluarga (I) di kediaman mereka di Cipete, Jakarta Selatan.

Sedangkan pihak Masayu diwakili Narisqa, sang kuasa hukum, (K) menyatakan jika kliennya memang menggugat cerai, namun, enggan meninggalkan rumah lantaran kediaman mereka (I) dibangun di tanah milik orangtua Masayu.

“Lembu tidak menyangkal ada perselisihan, tapi dia tetap tidak ada niatan untuk berpisah,” :-S

“Sampai sekarang Masayu dan Lembu masih satu rumah. (I) Tapi mereka sudah beda kamar.”

“Pokoknya (H) salahsatu pihak enggan keluar dari rumah. Alasannya secara detail saya tidak tahu, entah tanah atau apanya itu, adalah pemberian dari ayah Masayu. ;-) Makanya, rumah mereka di Cipete pun dempet dengan orangtua Masayu”.