Tes DNA Anak Bopak dan Putri Mayang Sari

Gonjang-ganjing sosok ayah biologis Thalat Faza Indriyana Bidwy a :-( khirnya menyeret tuntutan Tes DNA Anak Bopak dan Putri Mayang Sari.

Bopak Castello mengajukan permintaan pada Putri untuk melakukan tes terhadap Faza… :-$ Widiwh, artis sekarang mainnya Tes DNA… jadi inget Anak Ayu Ting Ting.

Bopak Meragukan Anaknya adalah darah dagingnya, :-O lantaran saat dirinya menikahi ibu dari Faza, sang mempelai perempuan sudah dalam kondisi hamil. :-$

Meski penasaran dengan asal-usul Thalat Pasha, namun, :-S diakui kasih sayangnya sudah seperti seorang ayah kandung,

“Bopak mau tes DNA terhadap anak Bopak. (~) Mudah-mudahan itu biologis Bopak, kalau tidak tetap akan tanggung jawab Bopak. Penasaran aja (mau tes DNA), biar enggak rugi satu sama lain saja,” ;-)

“Bopak sudah anggap itu anak Bopak. (L) Kita ingin jadi manusia jujur. Mudah-mudahan Putri enggak takut. Bopak cuma minta ya sudah jalur hukum saja. Saya ikhlas dan akan rawat anak itu. (I) Saya akan lapang dada,”

“Semua sudah dengan Pak Yanuar, Bopak tinggal tunggu. (H) Nanti juga akan ada omongan sama pihak kedua (Putri),”

Bopak Castello sendiri menyatakan keraguannya lantaran dulu saat menikah, Putri sudah Hamil Tua. :-S

“Yang bikin merasa ragu, :-( waktu sebelum nikah kan, tiba-tiba Putri kan telepon ngaku hamil. Bopak juga ngaku, hidup Bopak pernah abu-abu, pernah melakukan hal yang dilarang. :-$ Tapi kan, sekali melakukan belum tentu saat masa subur,”

“Tapi Bopak nggak pernah nanya hal itu, itu anak Bopak apa bukan. :-S Waktu itu, niat Bopak hanya ingin menikah, karena faktor usia. Jadi, Bopak nggak tanya-tanya,”

“Bopak akhirnya bilang sama orangtuanya akan menikah. Dulu pas nikah 2011, Putri hamil 6-7 bulanan,” (I)

Meski menggugat asal-usul sang bocah berusia 3 tahun itu, :-$ namun komedian dengan nama asli Indriyana Bidwy ini dalam gugatan cerainya ingin mengambil Hak Asuh Anak. :-S Dan jika nanti Test DNA menyatakan Faza bukan anak biologis Bopak, sang selebritis mengaku siap membiayai hidup si kecil. ;-)

“Kalau untuk anak, tetap kita pelihara sebagai anak, (L) tetap akan kita lindungi seperti anak kita. Tapi untuk Putri, wanita yang tidak berbakti pada suaminya, nggak berhak menuntut gono-gini atau apapun,” :-[